Headline

Ada unsur yang ingin Indonesia chaos.

Astronom Temukan Planet Muda, WISPIT 2b dalam Cakram Berlapis Ganda

Bimo Aria Seno
29/8/2025 14:05
Astronom Temukan Planet Muda, WISPIT 2b dalam Cakram Berlapis Ganda
Para astronom berhasil mengidentifikasi WISPIT 2b, planet gas muda berusia 5 juta tahun, yang masih aktif membentuk diri di dalam cakram protoplanet berlapis ganda.(ESO/R. F. van Capelleveen/C. Ginski/R. van Capelleveen)

PARA astronom berhasil mengidentifikasi sebuah planet muda yang tengah aktif. Terletak sekitar 430 tahun cahaya dari Bumi, planet ini dinamai WISPIT 2b.
 
Diperkirakan berusia sekitar 5 juta tahun, WISPIT 2b merupakan raksasa gas berukuran sebanding dengan Jupiter. Mungkin usia tersebut terdengar sangat tua, namun dalam skala kosmik, sistem tata surya sudah mencapai usia 4,6 miliar tahun. 
 
Planet muda ini tampak seakan-akan menggali jalur di dalam cakram protoplanet gas dan debu yang mengelilingi bintang induknya. WISPIT 2, menyerupai karakter Pac-Man kosmik yang melahap materi di sekitarnya. 

Penemuan ini istimewa karena menjadi eksoplanet pertama yang terkonfirmasi berada di dalam cakram protoplanet berlapis ganda. Sebuah struktur yang menampilkan celah dan alur konsentris menyerupai piringan musik vinyl.

Planet tersebut diabadikan dengan bantuan Very Large Telescope (VLT) yang berada di Gurun Atacama, Chili. WISPIT 2b juga tercatat sebagai planet muda kedua yang terbukti mengorbit bintang yang sangat mirip dengan matahari di masa mudanya.

Kondisi ini menjadikan sistem WISPIT 2 dan cakramnya, dengan lebar 380 kali jarak Bumi ke Matahari, sebagai laboratorium alamiah. Merupakan hal yang luar biasa untuk mengkaji bagaimana planet berinteraksi dengan cakram tempat kelahirannya, serta bagaimana sistem bintang-planet berevolusi di masa depan.

“Menemukan planet ini adalah pengalaman yang sungguh luar biasa, kami benar-benar beruntung,” ungkap Richelle van Capelleveen, peneliti utama dari Universitas Leiden. 

Ia menambahkan bahwa bintang WISPIT 2, yang bisa dianggap sebagai versi muda dari Matahari, berada di dalam kelompok bintang muda yang jarang dipelajari. 

Oleh karena itu, menemukan sistem spektakuler seperti ini merupakan kejutan besar. Dan kemungkinan besar sistem ini akan menjadi acuan penting untuk riset di masa mendatang.

Awal penemuan WISPIT 2b

Planet WISPIT 2b berhasil ditemukan ketika tim astronom mengamati cahaya inframerah untuk menelusuri kemungkinan adanya planet gas raksasa yang memiliki orbit luas mengelilingi bintang muda maupun tua. Karena planet ini masih sangat muda, ia tetap panas dan memancarkan cahaya, sehingga relatif lebih mudah dideteksi.

“Kami melakukan pengamatan singkat terhadap banyak bintang muda, beberapa menit untuk setiap objek, untuk melihat apakah ada titik cahaya samar di dekat bintang yang mungkin menandakan planet,” jelas Christian Ginski, dosen di Universitas Galway. 
 
Namun, justru yang ditemukan adalah hal tidak terduga. Sebuah cakram debu berlapis ganda yang begitu indah. “Ketika pertama kali melihat struktur cakram berlingkar ganda ini, kami langsung menyadari bahwa ada kemungkinan besar planet tersembunyi di dalamnya. Karena itu kami segera mengajukan permintaan untuk pengamatan lanjutan,” terang Ginski
 
Hasilnya, WISPIT 2b akhirnya berhasil dipotret. Tidak hanya dalam inframerah, tetapi juga dalam cahaya optik oleh tim peneliti dari Universitas Arizona. Observasi lebih lanjut menunjukkan bahwa planet ini masih aktif mengumpulkan materi, sebuah bukti kuat bahwa proses pembentukannya belum selesai.

Menurut Ginski, menangkap potret planet dalam tahap pembentukan seperti WISPIT 2b adalah tugas yang sangat menantang. Namun, kondisi ini membuka peluang besar bagi para peneliti untuk mempelajari alasan di balik keragaman yang mencolok pada ribuan sistem eksoplanet yang lebih tua di galaksi.
 
“Saya yakin sistem ini akan menjadi target penelitian penting bagi banyak astronom yang meneliti proses pembentukan planet selama bertahun-tahun ke depan,” ujarnya.
 
Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan penemuan ini tidak lepas dari kontribusi para peneliti muda dalam tim. Yang disebutnya akan membuka jalan bagi terobosan besar lainnya di masa depan.

Hal serupa disampaikan oleh Jake Byrne, mahasiswa pascasarjana Universitas Galway sekaligus anggota tim penemuan. 

“Planet ini benar-benar penemuan yang luar biasa. Saya hampir tidak percaya saat pertama kali Dr. Ginski menunjukkan gambar tersebut kepada saya. Penemuan ini besar dampaknya, pasti akan memicu diskusi luas di kalangan ilmuwan dan memperluas pemahaman kita tentang bagaimana planet terbentuk," ujarnya. (space/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya