Headline

Ada unsur yang ingin Indonesia chaos.

Wilayah Terdampak Sesar Lembang: Daftar Lengkap dan Risiko Jika Aktif

 Gana Buana
29/8/2025 15:00
Wilayah Terdampak Sesar Lembang: Daftar Lengkap dan Risiko Jika Aktif
Wilayah yang terdampak Sesar Lembang.(Dok. BMKG)

SESAR Lembang merupakan patahan aktif di Jawa Barat yang membentang sekitar 29 km, terletak 10 km di utara Kota Bandung. Jika sesar ini aktif, gempa bumi dengan magnitudo 6,5 hingga 7 dapat terjadi, menyebabkan kerusakan signifikan di wilayah Bandung Raya dan sekitarnya. Artikel ini menyajikan daftar lengkap daerah yang terkena dampak Sesar Lembang, potensi kerusakan, serta langkah mitigasi yang perlu dipahami masyarakat.

Mengapa Sesar Lembang Berbahaya?

Sesar Lembang adalah patahan geser aktif yang terdiri dari dua segmen, yaitu segmen barat dan timur, dengan potensi dampak yang berbeda. Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), aktivitas sesar ini dapat memicu gempa dengan intensitas VII-VIII MMI, yang berarti goncangan kuat hingga sangat kuat dengan kerusakan sedang hingga berat. Karena banyak daerah yang terkena Sesar Lembang adalah wilayah padat penduduk, risiko kerusakan infrastruktur dan korban jiwa cukup tinggi.

Daftar Daerah yang Terdampak Sesar Lembang

Berikut adalah daftar daerah yang terkena dampak jika Sesar Lembang aktif, berdasarkan penelitian dari BMKG dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), dikelompokkan menurut tingkat risiko:

Zona Merah (Risiko Tinggi)

  • Kota Cimahi: Wilayah ini sangat dekat dengan garis sesar, terutama di Kecamatan Cimahi Selatan dan Cimahi Utara, dengan risiko kerusakan bangunan tinggi.
  • Kabupaten Bandung Barat: Kecamatan seperti Lembang, Parongpong, dan Cisarua berada di jalur sesar, dengan potensi longsor dan kerusakan infrastruktur.
  • Kota Bandung (Bagian Utara): Wilayah seperti Dago, Ciumbuleuit, dan Cidadap berisiko tinggi karena kedekatan dengan sesar.

Zona Kuning (Risiko Sedang)

  • Kota Bandung (Bagian Tengah dan Selatan): Kecamatan seperti Lengkong, Buahbatu, dan Gedebage mungkin mengalami goncangan sedang, dengan risiko kerusakan ringan hingga sedang.
  • Kabupaten Bandung: Wilayah seperti Soreang dan Banjaran berpotensi terdampak goncangan, namun dengan intensitas lebih rendah dibandingkan zona merah.

Zona Hijau (Risiko Rendah)

  • Kabupaten Sumedang: Wilayah seperti Jatinangor mungkin hanya merasakan goncangan ringan.
  • Kabupaten Garut: Bagian utara Garut memiliki risiko rendah, namun tetap perlu waspada.

Potensi Kerusakan Akibat Sesar Lembang

Jika Sesar Lembang aktif, dampaknya dapat meliputi:

  • Kerusakan Bangunan: Gedung-gedung di zona merah, terutama yang tidak tahan gempa, berisiko runtuh.
  • Longsor: Wilayah pegunungan seperti Lembang dan Parongpong rentan terhadap longsor pasca-gempa.
  • Gangguan Infrastruktur: Jaringan listrik, air, dan transportasi di Bandung Raya dapat terganggu.

Langkah Mitigasi Bencana

Untuk mengurangi risiko di daerah yang terkena Sesar Lembang, masyarakat dapat melakukan langkah-langkah berikut:

  1. Bangun Rumah Tahan Gempa: Pastikan struktur bangunan memenuhi standar tahan gempa sesuai pedoman dari Kementerian PUPR.
  2. Siapkan Rencana Evakuasi: Kenali rute evakuasi dan titik kumpul aman di lingkungan Anda.
  3. Ikuti Pelatihan Tanggap Bencana: Pelajari cara bertahan selama dan setelah gempa melalui pelatihan dari BPBD setempat.
  4. Simpan Cadangan Logistik: Sediakan air, makanan, dan perlengkapan darurat untuk minimal 72 jam.

Kesimpulan

Daerah yang terkena dampak Sesar Lembang mencakup Kota Cimahi, Kabupaten Bandung Barat, Kota Bandung, dan beberapa wilayah di Kabupaten Bandung serta Sumedang. Tingkat risikonya bervariasi, dengan zona merah seperti Cimahi dan Lembang memiliki potensi kerusakan paling tinggi. Dengan memahami risiko dan menerapkan langkah mitigasi, masyarakat dapat lebih siap menghadapi potensi gempa akibat Sesar Lembang. Tetap waspada dan pastikan Anda selalu mengikuti informasi terbaru dari BMKG. (Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya