Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
Seorang balita berusia empat tahun yang dirawat di salah satu puskesmas di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, meninggal dunia pada Rabu (27/8). Anak tersebut diduga terinfeksi campak, meski hasil uji laboratorium masih menunggu kepastian.
“Pasien ini kami sebut terduga campak karena hasil laboratorium belum keluar,” ujar Plt Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan, Avira Sulistyowati, Rabu.
Avira menjelaskan, dugaan campak muncul dari gejala awal yang dialami pasien, antara lain demam tinggi, batuk, pilek, mata merah, serta ditemukannya bercak koplik atau bintik putih kecil di dalam mulut. Gejala itu diikuti ruam merah khas campak yang biasanya muncul 3-5 hari setelah tanda awal.
“Bintik-bintik kecil berwarna putih atau keabu-abuan dengan dasar merah pada bagian dalam pipi atau mulut menjadi salah satu indikator,” tambahnya.
Hingga kini, Dinkes Pamekasan mencatat 123 anak positif campak dari total 261 kasus terduga. Lonjakan kasus ini disebut dipicu rendahnya cakupan imunisasi campak pada anak.
Untuk mencegah penyebaran lebih luas, sejak 20 Agustus 2025 Dinkes Pamekasan telah menggelar program imunisasi dengan target 5.016 anak. Angka kasus tahun ini jauh lebih tinggi dibanding 2024, ketika hanya tercatat 25 anak positif campak.
Kenali risiko fatal campak pada ibu hamil, mulai dari keguguran hingga cacat janin. Pelajari gejala dan langkah pencegahan terbaik demi kesehatan buah hati.
Kenali gejala campak pada anak mulai dari demam tinggi, batuk-pilek, mata merah, hingga ruam khas yang menyebar dari wajah ke tubuh. Simak penjelasan dokter anak berikut ini.
Waspadai gejala campak pada anak mulai dari demam tinggi hingga ruam khas. Cek jadwal vaksin MR 2026 dan cara penanganan tepat untuk cegah komplikasi.
PENYAKIT campak tidak hanya berbahaya karena risiko komplikasi, tetapi juga karena tingkat penularannya yang sangat tinggi.
PENYAKIT campak masih kerap dianggap sebagai infeksi ringan pada anak yang dapat sembuh dengan sendirinya. Namun, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) berkata sebaliknya.
RENDAHNYA cakupan imunisasi di sejumlah daerah dinilai menjadi pemicu utama meningkatnya kasus campak hingga berujung Kejadian Luar Biasa (KLB).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved