Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
DEMENSIA Frontotemporal adalah jenis demensia progresif yang terjadi karena kerusakan pada lobus frontal dan temporal otak, bagian yang mengatur kepribadian, perilaku, emosi, bahasa, dan penilaian sosial.
Berbeda dari Alzheimer, FTD lebih sering menyerang usia muda, biasanya antara 40 hingga 65 tahun.
Diagnosis Demensia Frontotemporal dilakukan dengan kombinasi, yakni pemeriksaan neurologis dan neuropsikologis, pemindaian otak untuk melihat penyusutan otak, dan tes genetik.
Demensia frontotemporal adalah penyakit otak progresif yang memengaruhi perilaku, emosi, dan kemampuan bahasa, bukan hanya daya ingat.
Penanganan dini dan dukungan dari keluarga sangat penting untuk meningkatkan kualitas hidup penderitanya. (Z-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved