Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Perhubungan (Kemenhub) telah melakukan sejumlah penyiapan penyelenggaraan Angkutan Lebaran Tahun 2023 sejak awal tahun ini. Hal ini dilakukan agar momen mudik Idul Fitri yang akan berlangsung mulai April dapat berjalan dengan aman, nyaman, dan terkendali.
Sejumlah langkah yang dilakukan sejak awal di antaranya menyiapkan survei potensi pergerakan mobilitas masyarakat selama angkutan Lebaran dan melaksanakan inspeksi keselamatan (ramp check) pada sarana transportasi baik darat, laut, udara dan kereta api.
Baca juga: Kegiatan Teman Sandi di Cirebon Buahkan Respons Positif
Di sektor darat, Kemenhub bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera) dan Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri melakukan pengecekan kondisi jalur pantai selatan dan pantai utara Jawa.
“Pengelolaan arus mudik dan balik Lebaran tahun ini amat menantang, bagaimana mengendalikan lonjakan pergerakan orang yang lebih besar dari tahun lalu, yang prediksinya mencapai 80 juta orang," kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam keterangannya, Jumat (17/2).
Dengan pengalaman empiris penyelenggaraan angkutan Lebaran dan angkutan Natal dan Tahun Baru (nataru) pada tahun lalu, Kemenhub telah mengidentifikasi sejumlah titik krusial yang berpotensi terjadi kepadatan parah jika tidak ditangani dengan baik.
Titik tersebut ialah jalur tol Jakarta ke arah Jawa tengah, yang mana tol Cipali menjadi titik krusial di arus mudik maupun balik. Untuk itu, koordinasi intensif dilakukan dengan Korlantas Polri.
"Kami yang membuat regulasi, tetapi penerapan rekayasa lalu lintas, maupun penindakan dilakukan oleh Korlantas Polri, baik berupa contraflow, one way, dan rekayasa lainnya," jelas Menhub.
Selain itu, lanjutnya, penambahan rest area di jalur tol dari Jakarta ke arah timur yakni di Tol Cikampek Utama dan Kalihurip Utama perlu dilakukan.
Titik berikutnya yaitu di Pelabuhan Penyeberangan Merak yang pada penyelenggaraan angkutan Lebaran tahun lalu sempat terjadi kepadatan. Kemenhub akan menyiapkan tambahan pelabuhan penyeberangan untuk mengalihkan kepadatan di Merak dan Bakauheni.
"Di Merak ada Pelabuhan Ciwandan dan di Sumatera kita siapkan Pelabuhan Panjang. Kita harapkan kepadatan di Merak-Bakauheni bisa terpecah,” ucap Budi.
Titik ketiga yang diantisipasi terjadi kepadatan saat mudik Lebaran tahun ini terkait konektivitas udara yang diprediksi akan terjadi kepadatan di sejumlah bandara yakni di Bali, Makassar, Surabaya, dan Medan.
Kemenhub menyatakan sudah berkoordinasi dengan sejumlah maskapai untuk menggunakan pesawat berukuran besar (wide body) yang bisa mengangkut 400 orang sekali perjalanan.
"Kami juga meminta ke maskapai agar meningkatkan jam operasional pesawat dari biasanya 12 jam menjadi 18 jam sehingga rotasi pesawat bisa maksimal. Serta, peningkatan jam operasional bandara,” tutur Menhub. (OL-6)
Sebagai salah satu pilar penting dalam akuisisi pengetahuan, kegiatan membaca perlu dipromosikan kepada segenap masyarakat dalam pelbagai kesempatan.
KETIKA jalan-jalan sepanjang koridor yang menghubungkan kota-desa makin ramai, bahkan macet, sementara kota-kota besar mulai ditinggal penduduknya, maka itulah momen mudik Lebaran.
BANDARA Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali tercatat melayani hingga 595 ribu pergerakan penumpang selama 10 hari berjalannya Posko Angkutan Lebaran 2026/1447 H.
PT Jasa Marga memprediksi puncak arus balik Lebaran 2026 akan berlangsung pada Selasa (24/3/ 2026).
Penjualan tiket kereta Lebaran 2026 mencapai 4 juta lebih atau 89,6%. KAI menyebut arus balik masih tersedia dengan ratusan ribu kursi tersisa.
"Perubahan cuaca yang cepat juga perlu menjadi perhatian dalam merencanakan perjalanan darat, laut, dan udara, termasuk aktivitas luar ruang seperti ibadah dan wisata."
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved