Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengungkapkan penguatan akar budaya harus semakin ditingkatkan sehingga bisa mendorong pemulihan pascapandemi. Bangsa Indonesia pun bisa keluar dari ancaman dampak krisis global.
"Menjalani kehidupan yang berkelanjutan lewat penguatan sektor budaya untuk beradaptasi dengan perubahan yang terjadi adalah sebuah keniscayaan. Akar budaya dan nilai-nilai luhur bangsa Indonesia mampu menjadi jawaban atas tantangan yang muncul di masa kini," kata Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Kamis (15/9).
Dalam rangkaian kegiatan G20 di bidang kebudayaan, Indonesia berupaya mengajak negara dan masyarakat dunia untuk mewujudkan kehidupan berkelanjutan dengan kembali ke akar budaya.
Hal itu terungkap dalam pertemuan menteri G20 bidang kebudayaan (G20 Culture Ministers Meeting/CMM) yang mengusung tema "Budaya untuk Hidup Berkelanjutan".
Bagi Indonesia, ujar legislator yang karib disapa Rerie, dalam menghadapi tantangan pascapandemi, upaya untuk kembali memperkuat akar budaya anak bangsa merupakan salah satu pilihan jalan keluar yang bisa menjadi solusi.
Penguatan akar budaya dengan penanaman nilai-nilai luhur bangsa, jelas Rerie, harus konsisten dan dilakukan secara masif dan terukur sejak usia dini.
Baca juga: Delegasi G20 Bidang Kebudayaan Tanam Puluhan Benih Pohon Warisan Budaya
Sejumlah upaya untuk mengatasi dampak krisis pascapandemi membutuhkan gerak bersama yang dilandasi nilai-nilai persatuan dan gotong-royong yang sudah mengakar dan dipahami oleh seluruh anak bangsa.
"Upaya untuk terus memperkuat akar budaya setiap anak bangsa,harus benar-benar direalisasikan lewat langkah-langkah yang menyeluruh," ungkapnya.
Rerie, yang juga anggota Komisi X DPR RI dari Dapil II Jawa Tengah itu, berharap upaya penanaman nilai-nilai luhur kepada setiap anak bangsa sejak dini bisa dilakukan dengan terukur melalui sistem pendidikan nasional yang ditetapkan di Tanah Air.
Rerie berharap pengembangan sektor budaya mendapatkan perhatian serius dari para pemangku kebijakan, agar bangsa Indonesia tidak kehilangan jati dirinya dan mampu menjawab berbagai tantangan di masa depan.(RO/OL-5)
Proses pemberian Apresiasi Desa Budaya 2025 dilakukan secara komprehensif melalui tahapan temu-kenali, pendalaman, dan aktivasi.
Lakon kali ini dipilih untuk mengingatkan kita bahwa nilai kepahlawanan berkaitan erat dengan sikap mencintai bangsa dan negara, menempatkan kepentingan publik di atas kepentingan pribadi
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengatakan, dibutuhkan kolaborasi yang kuat antara para pemangku kepentingan untuk mengakselerasi upaya penguatan sektor kebudayaan nasional.
SEBANYAK 13 negara kawasan Pasifik menghadiri Indonesia Pacific Cultural Synergy (IPACS) 2025 yang digelar di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), mulai 11-13 November 2025.
Puti Guntur Soekarno, menyoroti pengaruh teknologi terhadap perkembangan kebudayaan di Indonesia.
WAKIL Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono menegaskan pentingnya peran budaya dan pendidikan sebagai kekuatan lembut (soft power) yang mampu memperkuat posisi Indonesia di panggung global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved