Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
JEMAAH Haji Indonesia harus mempersiapkan fisik yang prima. Kondisi udara panas dan terik saat siang hari yang mencapai hingga 50 derajat celcius akan menguras fisik dan mental jemaah. Setidaknya kondisi tersebut dirasakan Jurnalis Media Indonesia, Susanto, setibanya di Mekkah, Rabu (1/6).
Faktor kelelahan dan kurang minum akan sangat memengaruhi fisik jemaah dalam menjalankan ibadah Sunnah maupun Rukun Haji. Tapi, jemaah tidak perlu terlalu khawatir, khususnya untuk urusan pelepas dahaga. Banyak "halte" air zam-zam tersedia di beberapa sudut, khususnya di Masjidil Haram.
Seperti di area Thawaf, apabila jemaah kelelahan atau haus saat mengelilingi Kabah, bisa menuju area minum air zam-zam yang dilayani para pemuda yang berasal dari Bangladesh dan India.
"Minum..Minum... Zam-Zam...Zam-Zam...," ujar salah seorang anak muda penjaga tempat minum sambil tangannya menunjukkan arah ke tempat gelas plastik dan kucuran air.
Dengan baik, ia melayani semua jemaah dari berbagai negara yang sedang melaksanakan umrah saat itu.
Baca juga: 95,7% Jamaah Haji Sehat dan Siap ke Tanah Suci
Pun begitu kala kita melaksanakan Sa'i dari Bukit Shafa menuju Marwa yang mewajibkan jemaah untuk berlari-lari kecil. Tentunya selain membuat pergelangan kaki terasa "senat-senut", tenggorokkan pun membutuhkan asupan air. Jemaah juga bisa meminum air zam-zam yang berada di beberapa titik jalur Sa'i.
Bukan apa-apa, terkadang jemaah terlalu asyik menikmati ibadah hingga mengabaikan kondisi fisik yang kelelahan, khususnya para jemaah haji usia 60 tahun ke atas. Ibadah fisik ini membutuhkan stamina yang prima, agar rukun haji dan wajib haji rampung dituntaskan.
Selain soal urusan dahaga, jemaah juga harus memerhatikan penggunaan masker, kacamata hitam serta payung kecil atau topi. Panas terik dengan udara kering menjadi ujian berikutnya bagi para jemaah. Tentunya, dengan persiapan yang matang akan mempermudah para jemaah haji menjalankan ibadah haji.
Semoga para jemaah haji Indonesia bisa menjadi haji yang Mabrur, Sehat dan Barokah.(OL-5)
Hadapi cuaca panas ekstrem di Jakarta, Pemprov DKI imbau warga lakukan langkah pencegahan. Simak panduan kesehatan dan instruksi Gubernur Pramono Anung di sini.
Waspada cuaca panas ekstrem di Jakarta! Dinkes DKI ingatkan risiko heatstroke dan dehidrasi. Simak kelompok paling rentan serta tips menjaga kesehatan di tengah suhu tinggi hari ini.
Studi terhadap 5 juta kelahiran di Afrika dan India mengungkap tren mengejutkan, paparan panas saat hamil menurunkan jumlah bayi laki-laki yang lahir.
Cuaca panas bikin tubuh lemas? Simak 9 asupan wajib untuk menjaga daya tahan tubuh agar tidak drop, mulai dari buah sitrun hingga yogurt. Cek selengkapnya!
Cuaca ekstrem meningkatkan kadar TNF-alpha serta mengubah jumlah sel darah putih, membuat tubuh lebih rentan terhadap penyakit.
“Adanya perubahan lahan, bangunan-bangunan semakin banyak sehingga menyebabkan panas yang lebih ekstrem,”
Sedangkan jadwal kepulangan jemaah haji Indonesia gelombang pertama akan dimulai 22 Juni. Kepulangan jemaah haji Indonesia akan dilakukan di dua bandara, Madinah dan Jeddah.
Jemaah haji Indonesia diimbau untuk tidak membawa air zamzam dalam koper bagasi saat kepulangan ke Tanah Air
Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi merilis jadwal penimbangan koper bagasi jemaah haji Indonesia sebelum pulang ke Tanah Air.
Konjen RI di Jeddah Yusron B Ambary yang ikut menyambut para jemaah mengimbau para jemaah menjaga stamina karena puncak haji masih lama.
Air zam zam memiliki kandungan kalsium yang cukup tinggi. Kandungannya ternyata lebih besar dibanding dengan air biasa.
"Mulai hari ini sudah kita kirim air zam zam untuk jemaah gelombang satu. Tentunya ini masih kurang dan akan didistribusikan terus hingga nanti jemaah memiliki 10 liter zam zam per orang,"
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved