Headline

BANGSA ini punya pengalaman sejarah sangat pahit dan traumatis perihal kekerasan massal, kerusuhan sipil, dan pelanggaran hak asasi manusia

Baznas Pamerkan Keindahan Kain Tuban dan Ende di Kereta Bandara

Indriyani Astuti
02/5/2019 22:20
Baznas Pamerkan Keindahan Kain Tuban dan Ende di Kereta Bandara
Baznas menggelar acara 'Fashion Show on Train'(Ist)

BADAN Amil Zakat Nasional (Baznas) menggelar acara 'Fashion Show on Train', memamerkan keindahan kain batik dari Tuban, Jawa Timur, dan Tenun dari Ende, Nusa Tenggara Timur, di Kereta Api Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, Kamis (2/5).

Kain yang dikenakan para model ini merupakan mahakarya para mustahik (penerima manfaat zakat) binaan Rumah Batik dan Tenun Indonesia, yang merupakan bagian dari program pemberdayaan ekonomi Baznas.

Kegiatan ini diselenggarakan atas kerja sama antara Baznas dan PT Railink. Rangkaian acara peragaan busana dimulai dari Stasiun BNI City, Jakarta, hingga Stasiun Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang.

Ketua Baznas, Bambang Sudibyo, mengatakan, acara ini bertujuan untuk menggugah semangat masyarakat memulai ibadah di bulan suci Ramadan 1440 H menggunakan hasil program pemberdayaan zakat.

"Baznas memberdayakan ibu-ibu mustahik di Tuban dan NTT melalui program Rumah Batik dan Tenun Indonesia. Awalnya mereka ini adalah buruh dan ibu rumah tangga yang belum bisa mencukupi kebutuhan sehari-hari, karena kurangnya pengetahuan dan modal," katanya.


Baca juga: KHDTK Didorong Gabungkan Riset dan Wisata Ilmiah


Ia menambahkan, kain-kain yang diproduksi ibu-ibu ini menerapkan konsep ramah lingkungan dengan prinsip eco-fashion, memanfaatkan bahan-bahan dari alam. Mahakarya ini tentu menjadi kebanggaan karena juga sebagai cara melestarikan budaya Indonesia.

Bambang menjelaskan, dengan dipamerkannya kain hasil karya para mustahik di acara fesyen show seperti ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan semangat para ibu-ibu dalam memproduksinya.

"Acara fesyen show untuk menampilkan karya mustahik ini sebagai cara meningkatkan produksi kain dan mengenalkan kepada masyarakat lebih luas. Baznas berharap, para mustahik pengrajin kain ini dapat meningkatkan kemandirian, perekonomian, dan kesejahteraan tercapai," katanya.

Kain Batik Tuban, dan Tenun Ende ini beberapa kali dipamerkan dalam berbagai acara, seperti Eco Fashion Week 2018, Putri Kartini 2019, dan acara fesyen show di mal-mal di daerah perkotaan. (OL-1)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya