Headline

Ada unsur yang ingin Indonesia chaos.

Karena Gaya Hidup, Neuropati Hampiri Anak Muda

Putri Anisa Yuliani
31/7/2018 17:05
Karena Gaya Hidup, Neuropati Hampiri Anak Muda
(MI/Putri Yuliani )

GAYA hidup generasi milenial yang tidak pernah jauh dari gawai menjadikan rentan terkena gangguan saraf neuropati. Gejala awal neuropati ialah kesemutan yang berulang dan meningkat jangka waktunya setelah melakukan aktivitas fisik tertentu dalam waktu lama atau berulang-ulang.

Menurut Ketua Kelompok Studi Neurofisiologi dan Saraf Tepi Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf Indonesia (Perdossi) Pusat Manfaluthy Hakim dari penelitian yang dilakukan pada 1100 orang di delapan kota besar di Indonesia, gejala awal neuropati bahkan sudah ditemui mayoritas pada rentang usia 26-30 tahun yakni rata-rata 28%

Orang dengan usia 31-35 tahun menempati posisi kedua terbanyak mengalami gejala awal neuropati, sebanyak rata-rata 25%.

"Tidak bisa lepas dari gawai, setiap hari melakukan aktivitas berulang-ulang, itu-itu saja membuat anak muda sekarang rentan terhadap neuropati. Beda dengan zaman dulu ketika aktivitas fisik luar ruang justru lebih banyak," kata Luthy dalam diskusi bertema Kenali Gejala Neuropati di Jakarta Selatan, Selasa (31/7).

Hidup kian mudah yang saat ini dialami generasi muda justru memberikan dampak buruk bagi kesehatan. Tak hanya menggunakan gawai secara terus-menerus, menggunakan kendaraan bermotor dalam waktu lama pun bisa mengakibatkan neuropati.

"Seperti pengendara motor pasti lama-lama akan merasa kebas pada tangannya. Itulah neuropati," ungkap Luthy.

Ia mengimbau agar generasi muda bisa mengubah gaya hidup serta pola makan sehari-hari. Sebab, dengan pola makan serba instan dan memikirkan gaya kekinian, kandungan gizi dalam makanan masih belum memenuhi kebutuhan vitamin yang dibutuhkan tubuh.

"Karena selain aktivitas yang tidak bervariasi, tidak dirutinkan olahraganya, pola makan orang rata-rata tidak sehat. Harusnya bisa perbanyak sayur dan kacang-kacangan dimana di dalamnya terkandung banyak vitamin B kompleks yang bisa mencegah neuropati."(OL-6)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya