Headline

Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.

Gerhana Bulan Total Dapat Dinikmati di Seluruh Wilayah Indonesia

Dhika Kusuma Winata
28/7/2018 12:20
Gerhana Bulan Total Dapat Dinikmati di Seluruh Wilayah Indonesia
(ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)

BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melakukan pengamatan gerhana bulan total di 24 titik di seluruh wilayah Tanah Air, Sabtu (28/7) dini hari tadi. Di wilayah Jakarta, puncak totalitas gerhana dini hari tadi terjadi pukul 03.22 WIB.

Deputi Bidang Geofisika BMKG, Muhamad Sadly, seusai pengamatan di kantor BMKG Jakarta, dini hari tadi, mengatakan rangkaian fase-fase gerhana dapat diamati di seluruh wilayah Indonesia dengan variasi kesempatan pengamatan yang berbeda.

Semakin ke arah barat, pengamat akan memiliki kesempatan untuk mengamati keseluruhan fase.

"Itu karena gerhana masih berlangsung sebelum bulan terbenam. Sedangkan pengamat di wilayah Papua, misalnya, hanya dapat mengamati gerhana dari awal hingga fase gerhana total karena bulan terbenam lebih cepat dibanding di barat," ucapnya.

Lebih lanjut dia menuturkan pengamat di wilayah Sulawesi Selatan, NTT bagian timur, dan Kalimantan Utara bagian timur dapat mengamati gerhana dari awal gerhana hingga fase gerhana sebagian setelah fase total berlangsung.

Sementara itu, pengamat di wilayah NTT bagian barat, NTB, Bali, Kalimantan, Jawa, Lampung, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Jambi, Riau, Bengkulu bagian selatan, dapat mengamati gerhana dari awal gerhana hingga fase gerhana penumbra berlangsung.

"Seluruh fase gerhana secara utuh teramati di Bengkulu bagian utara, Riau bagian barat, Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh," imbuhnya.

Fase gerhana total pada gerhana bulan kali ini, sambungnya, mencapai 103 menit dan merupakan durasi terlama yang pernah terjadi hingga lebih 100 tahun ke depan.

Gerhana bulan total selanjutnya dengan fase totalitas lebih lama diprediksi terjadi pada 9 Juni 2123 dengan durasi diperkirakan mencapai 106 menit.

"Sayangnya gerhana 2123 tersebut tidak akan teramati dari Indonesia. Jadi gerhana kali ini memang langka," pungkasnya.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya