Headline

Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.

Tersesat di Tanah Suci bukan Dosa di Tanah Air

Ade Alawi
27/7/2018 15:04
Tersesat di Tanah Suci bukan Dosa di Tanah Air
(MI/Ade Alawi)

HEBOH tersesat atau terlepas dari rombongan yang menimpa jemaah haji Indonesia di Tanah Suci, Mekah dan Madinah, menghiasi media akhir-akhir ini seiring dengan masuknya musim haji 2018.

Sebagian masyarakat mengaitkan hal tersebut dengan dosa yang dilakukan jemaah selama di Tanah Air.

Dalam pandangan Konsultan Pembimbing Ibadah Kantor Urusan Haji Daerah Kerja Mekah, Arab Saudi, Aswadi Suhada, jemaah haji tersesat dan atau terpisah dari rombongan di Tanah Suci bukan karena dosa masa lalunya di Tanah Air melainkan umum terjadi pada orang yang masuk wilayah baru.

"Bisa jadi itu terjadi bagi orang yang masuk wilayah baru yang tidak kenal kanan kiri," kata Aswadi di Kantor Urusan Haji Daker Mekkah, Jumat (27/7).

Karena itu, Guru Besar Ilmu Tafsir UIN Sunan Ampel Surabaya itu mengajak masyarakat umum berhenti menghakimi jemaah yang mengalami disorientasi tempat dan waktu di Tanah Suci. Hal itu bisa terjadi karena jemaah memang tidak tahu arah jalan pulang dan bingung.

Dia mengatakan dari pengalaman musim haji sebelumnya memang banyak jemaah yang tersesat kemudian dihubung-hubungkan dengan perilakunya pada masa lalu di Tanah Air sehingga merasa salah sendiri.

Jemaah yang tersesat, kata dia, sebaiknya mengarahkan peristiwa itu menjadi pemikiran positif yaitu ke Tanah Suci untuk menjadi orang yang lebih baik.

"Tuhan selalu memberi cobaan kepada hamba-Nya sesuai kemampuannya," ungkapnya.

Jumlah jemaah haji Indonesia yang tersesat atau terlepas dari rombongan di Masjidil Haram, kata Kepala Sektor Khusus Masjidil Haram, Slamet Budiono, jumlahnya ratusan. Mekah kian dipadati jemaah haji Indonesia setelah mereka bergerak dari Madinah pada Kamis (26/7).(OL-6)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya