Headline
Ada unsur yang ingin Indonesia chaos.
KOMISI Nasional Perlindungan Anak (Komnas Anak) secara resmi menobatkan Rifa Ariani SE Ak MPd sebagai Wanita Inspirasi Dunia Pendidikan atas dedikasinya dalam membuat sekolah Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) dari jenjang Taman Kanak-kanak hingga Diploma 3.
Ketua Komnas Anak Arist Merdeka Sirait saat memberikan Sosialisasi Anti-kekerasan Anak dan Kampanye 10 Hak Anak di Sekolah Global Mandiri Cakung, Jakarta Timur, mengatakan bahwa Rifa mampu mencetuskan dan memperjuangkan serta menyatukan nilai-nilai pluralisme dalam Sekolah Global Mandiri. Selain itu, Komnas Anak menilai Rifa mampu membawa sekolah itu berdedikasi dengan menjalankan anti-kekerasan dan anti-perundungan.
"Meskipun ABK dan anak normal pada umumnya digabung (dicampur) dalam satu kelas atau wadah belajar, sampai detik ini saya belum pernah menerima laporan tentang kekerasan anak dan kasus bully siswa dari Sekolah Global Mandiri. Belum bukan berarti akan, tapi semoga tidak akan pernah terjadi," harap Arist saat memberikan penghargaan di Jakarta, Senin (28/8).
Ia menambahkan bahwa penghargaan itu bukan yang pertama bagi Sekolah Global Mandiri, tetapi sudah kedua kali.
"Ini adalah kali kedua Komnas Anak memberikan apresiasi kepada Sekolah Global mandiri. Artinya, ada evaluasi yang kami lakukan dan memang Bu Rifa dan sekolah ini layak mendapatkan penghargaan lagi atas perkembangan dan kemajuan pendidian di sini," imbuhnya.
Dalam acara seremonial penyerahan penghargaan dari Komnas Anak kepada Rifa Ariani, para ABK juga dihibur artis senior yang juga komedian Usnan Batubara atau yang lebih populer dengan nama Ucok Baba.
Kedatangan Ucok Baba untuk mengajak ABK berinteraksi sekaligus menghibur anak-anak Sekolah Global Mandiri dengan mengajak dan mengenal lagu anak-anak yang sudah lama tak dinyanyikan anak-anak, seperti 'Balonku', 'Naik-Naik ke Puncak Gunung', 'Naik Delman', dan sebagainya.
"Seru sekali ternyata anak autis unik-unik dan bermacam-macam karakternya, ada yang ingetnya Harry Potters dan lainnya. Banyak hikmah bisa menghibur ABK, dan mereka patut kita sayangi sebab ini bukan atas kemauan mereka melainkan sudah kehendak Tuhan," ujar Ucok Baba.
Ucok pun berpesan bahwa ABK memiliki hak yang sama dalam pendidikan dan hak lainnya. Ia pun mengatakan bahwa ABK juga bisa berprestasi di segala bidang layaknya anak-anak normal, seperti dirinya yang menjadi artis.
Dalam kesempatan itu, Rifa menyampaikan terima kasih kepada Arist Merdeka Sirait dan Ucok Baba dalam kapasitas masing-masing. Dia pun berharap kegiatan tersebut mampu memberikan suntikan movitasi kepada siswa dan orangtua murid yang bersekolah di Sekolah Global Mandiri. (RO/OL-2)
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved