Headline

BANGSA ini punya pengalaman sejarah sangat pahit dan traumatis perihal kekerasan massal, kerusuhan sipil, dan pelanggaran hak asasi manusia

Donny Alamsyah Konsisten Berlatih Koreo Fighting

Retno Hemawati
19/2/2016 03:00
Donny Alamsyah Konsisten Berlatih Koreo Fighting
()

SETELAH penampilannya di film The Raid dan The Raid 2: Berandal, nama Donny Alamsyah, 37, kemudian dikenal sebagai aktor film laga. Terkait bintang-bintang The Raid seperti Iko Uwais, Yayan Ruhian, dan Cecep Arif Rahman yang turut terlibat dalam produksi film Hollywood dirinya ternyata juga punya keinginan yang sama.

"Menurut saya memang menunggu momentum dan sebisa mungkin mempersiapkan diri saja latihan bikin portfolio, berkarya, mungkin suatu saat akan ada melihat dan suka. Jika sekarang saya belum sampai ke sana, ya mungkin ini memang belum waktunya. Tapi yang pasti, saya belajar koreo fighting bersama dengan Kang Yayan dua kali sepekan," kata Donny, saat bertandang ke Media Indonesia, pekan lalu.

Koreo fighting yang dimaksudkannya bukan semata-mata adegan laga, namun koreografi khusus melatih fisik dan gerakan-gerakan. "Sebab adegan di film itu kan jelas berbeda dengan adegan berkelahi di jalanan. Kalau misalnya di film kita nggak boleh kena tapi harus kelihatan kena," jelas dia.

Dia juga bercerita khusus untuk akting, sebagai aktor dirinya harus mempertimbangkan terutama posisi kamera agar hantaman dan tendangan terlihat seperti asli. "Tapi yang tidak terlihat di kamera dan tidak kalah penting adalah, kita harus membantu menahan kepala lawan yang kena pukulan dan tendangan agar kepalanya tidak terbentur, itu juga ada trik khusus. Dalam film laga, keamanan tetap nomor satu," kata Donny bersemangat.

Menurutnya kerja sama antarlawan main sangat penting. Adegan yang tidak kompak membuat aktor harus buang waktu untuk mengambil gambar ulang. "Kecepatan antara yang memukul dan dipukul itu harus bersamaan, demikian juga saat menangkis, jatuh, terpukul, terhempas karena tendangan dan lain-lain, harus ada kerja sama."

Donny mengawali kariernya di dunia film dari mengantar teman yang kasting dan beberapa kebetulan. "Saya dipanggil kasting pertama dan kemudian saya datang, di sana ada Mira Lesmana, Nicholas Saputra, dan Riri Riza. Saat itu saya bilang dalam hati 'Mereka kan yang ada di film Ada Apa Dengan Cinta', saya jadi yakin dan pendeknya terlibat dalam film Gie," cerita aktor yang tidak memiliki ambisi lebih di dunia film itu.

Kebetulan yang kedua yakni saat dirinya sedang berjalan-jalan di pusat perbelanjaan. Saat itu dirinya dihampiri seorang sutradara yang belakangan diketahui adalah Rudi Soedjarwo dan menawarinya untuk kasting film 9 Naga.

Donny dan Donny
Saat ini dia telah merampungkan perannya sebagai Ludi dalam film Iseng yang disutradarai oleh Adrian Tang. "Film itu berkisah tentang tiga kasus yang beraal dari keisengan namun ternyata berakibat lain. Tiga kasus itu ternyata juga saling terkait satu sama lain," jelas dia.

Donny menerima peran sebagai calon detektif yang bekerja sama dengan Donny Damara yang berperan sebagai komandan polisi.

Berbeda dengan beberapa film sebelumnya, kali ini Donny tampil tanpa adegan laga. Meskipun demikian dia merasa mesti menerima tawaran film ini karena suka dengan ceritanya. "Jadi alasan saya menerima peran ini yang pertama adalah karena jalan ceritanya, kedua adalah peran yang menantang, baru yang ketiga adalah honor," katanya terbahak. Film bergenre drama crime itu akan mulai tayang di bioskop pada 10 Maret 2016.

[email protected]



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Vicky
Berita Lainnya