Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
Direktur Utama (Dirut) PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati menjelaskan harga jual produk bahan bakar minyak (BBM) Pertamina masih di bawah harga pasaran. Ia mengungkapkan, harga jual bensin dengan nilai oktan 90 setara Pertalite oleh pihak swasta dipatok Rp12.600 hingga Rp14.050 per liter. Sementara, yang dijual Pertamina masih Rp10 ribu.
Lalu, BBM RON 92 yang dijual oleh Shell paling tinggi sebesar Rp14.180 per liter, sedangkan harga BBM Pertamax Pertamina menurun dari Rp13.900 menjadi Rp12.800 per liter. Harga ini sama dengan SPBU Vivo (PT Vivo Energy Indonesia) BBM jenis Revvo 92.
"Kita itu menjual BBM jauh dari harga pasar. Pertalite dari kompetitor dijual dari 12 ribuan, kita masih bertahan harganya. Untuk Pertamax kita turunkan, bersaing dengan kompetitor lain," kata Nicke di SPBU Pertamina MT Haryono, Jakarta, Selasa (3/1).
Dirut Pertamina menerangkan, penurunan harga Pertamax mengikuti perkembangan harga minyak dunia yang turun dari US$87 per barel menjadi US$ 79 per barel.
Ia menambahkan, selama delapan bulan dari Januari hingga Agustus 2022, pemerintah menekan harga BBM Pertamina tidak naik signifikan di tengah harga minyak dunia melonjak.
"Jadi ketika harga minyak naik, kita masih mempertahankan harga Pertamax. Ini menjadi beban pemerintah melalui Pertamina (mensubsidi) Rp10 triliun untuk menahan harga tidak naik selama delapan bulan," tuturnya.
Dalam kesempatan yang sama, Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan penurunan harga Pertamax sebagai upaya sinkronisasi dengan harga pasaran dan harga minyak dunia. Namun, untuk BBM subsidi, Pertalite dan Solar, pemerintah tetap berkomitmen untuk memberikan subsidi sehingga harganya tidak berubah.
"Kita harus sinkronisasi karena kalau ada perubahan harga pertamina yang terdampak karena merupakan market yang paling besar turunannya. Kita juga pastikan harga kompetitor berapa, akan kita samakan bahkan bisa lebih rendah," pungkasnya.
Menurut Erick, yang terpenting saat ini ialah memastikan agar BBM subsidi benar-benar tepat sasaran. Ia juga terus mengawal kerja sama Pertamina dengan PT Telkom Indonesia dalam memperbaiki dan mengembangkan digitalisasi SPBU. (OL-12)
Sebagaimana diketahui, ketergantungan Indonesia terhadap impor energi diketahui masih cukup tinggi.
Beniyanto menilai kebijakan tersebut merupakan langkah yang baik dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional.
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan belum ada rencana menaikkan harga BBM bersubdisi meskipun harga minyak dunia saat ini melambung
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa merespons kenaikan harga minyak mentah dunia yang telah menembus level di atas US$100 per barel.
Pemerintah perlu mempertimbangkan skema penyesuaian bertahap harga bahan bakar minyak (BBM) untuk meredam tekanan dari lonjakan harga minyak dunia.
Update terbaru harga BBM Pertamina, Shell, BP, dan Vivo per 9 Maret 2026. Simak rincian harga Pertamax hingga Diesel di tengah tensi geopolitik global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved