Kamis 20 Januari 2022, 14:33 WIB

AGRI Perkirakan Kebutuhan Gula Naik 10% saat Lebaran

Insi Nantika Jelita | Ekonomi
AGRI Perkirakan Kebutuhan Gula Naik 10% saat Lebaran

MI/INSI NANTIKA JELITA
Ketua Umum Asosiasi Gula Rafinasi Indonesia (AGRI) Benardi Dharmawan di Hotel Langham Jakarta, Kamis (20/1).

 

KETUA Umum Asosiasi Gula Rafinasi Indonesia (AGRI) Benardi Dharmawan menyebut, kebutuhan gula kristal rafinasi (GKR) untuk industri makanan dan minum sekitar 250-300 ribu per bulan. Jumlah tersebut diperkirakan bertambah saat Hari Raya Idul Fitri 2022. 

"Untuk kebutuhan industri makan dan minuman sebenarnya tidak terkendala, setiap tahun sudah bisa dihitung, diprediksi ada penambahan 5%. Tapi, untuk Hari Raya akan ada penambahan 10%," ungkapnya dalam Musyawarah Nasional AGRI di Hotel The Langham Jakarta, Kamis (20/1). 

Baca jugaInsan Pertanian Harus Adaptasi dengan Perubahan dan Mitigasi Iklim

AGRI yang terdiri dari 11 asosiasi ini menjamin ketersediaan gula rafinasi tidak mengalami defisit. Kapasitas gula dari pabrik dikatakan cukup  untuk menyediakan 5,5 juta ron gula rafinasi. 

Sementara, Dirjen Industri Agro Kementerian Perindustrian Putu Juli Ardika menyampaikan, kebutuhan GKP untuk industri diproyeksikan meningkat 5% menjadi 3,4 juta ton di 2022. 

"Untuk kebutuhan konsumsi masyarakat saja, kita baru bisa memproduksi sekitar 2,2 juta ton per tahun. Ini masih ada kebutuhan yang masih dipasok dari bahan baku raw sugar," ucapnya. 

Putu juga memastikan kebutuhan gula akan terjaga pada Lebaran nanti. Kemenperin diakuinya sudah berulang kali mengadakan rapat terkait rencana kebutuhan komoditas pangan, termasuk gula sepanjang tahun ini.

"Semua perencanaan bagus, data dari Badan Pusat Statistik juga semestinya bisa tersedia cukup dan bisa menjaga harga gula stabils sepanjang tahun," pungkasnya.

Kemenperin menyebut dengan pertumbuhan kebutuhan gula nasional yang semakin meningkat, maka pada di 2030 diproyeksikan kebutuhan gula nasional akan mencapai 9,81 juta ton. 

Kementerian itu berupaya agar dapat memfasilitasi investasi pengembangan dan pembangunan pabrik gula baru untuk menutupi kekurangan pasokan gula dalam negeri yang defisit sekitar 3,8 juta ton. (OL-6)

Baca Juga

dok.ist

Kementan dan DPR Tingkatkan Kapasitas SDM Pertanian Melawi

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 26 Mei 2022, 23:40 WIB
KEMENTAN RI melalui Sekolah Menengah Kejuruan Pertanian Pembangunan Negeri Banjarbaru berkolaborasi dengan Komisi IV DPR RI terus berupaya...
Antara/Boyek Lela Martha

Kemendagri: Produk dalam Negeri Harus Jadi Tuan di Rumah Sendiri

👤Yakub Pryatama WIjayaatmaja 🕔Kamis 26 Mei 2022, 23:17 WIB
UMKM harus jadi perhatian  karena sektor ini paling luas serapan lapangan kerjanya,"...
Antara/HO BNBR

Realisasikan Investasi RI-Inggris, Bahlil bakal Bentuk Tim Khusus

👤Insi Nantika Jelita 🕔Kamis 26 Mei 2022, 22:25 WIB
“Saya pikir kita perlu membuat tim khusus untuk merealisasikan kerja sama ini yang akan kita teken saat Konferensi Tingkat Tinggi...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya