Jumat 15 Januari 2021, 23:24 WIB

PGN Terus Sempurnakan Infrastruktur Gas Bumi Nasional

Andhika Prasetyo | Ekonomi
PGN Terus Sempurnakan Infrastruktur Gas Bumi Nasional

Antara/Nova Wahyudi
Jaringan gas PGN untuk rumah sakit

 

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) telah mempersiapkan berbagai program pengembangan infrastruktur gas secara masif pada tahun ini.

Yang pertama adalah proyek pipaninasi gas bumi. Program tersebut akan menjadi kunci dalam optimalisasi utilisasi gas bumi nasional. 

Pada rentang 2021-2023, PGN menargetkan pipa transmisi di Sumatera Bagian Utara dan Tengah, pipa integrasi South Sumatera West Java (SSWJ)-West Java Area (WJA), pipa pemanfaatan gas untuk petrochemical, pipa transmisi di Kalimantan, pipa transmisi di Jawa Tengah serta pipa untuk pelanggan industri, komersial dan rumah tangga (jargas) bisa selesai.

Yang kedua, PGN berkomitmen menyediakan gas beserta infrastrukturnya bagi pemenuhan seluruh Kilang PT Pertamina. 

Perusahaan yang juga merupakan subholding gas Pertamina itu menargetkan, pada tahun ini, program gasifikasi kilang di Balongan, Jawa Barat, bisa rampung.

"Sedangkan pembangunan infrastruktur gas untuk memenuhi kebutuhan Kilang Balikpapan dalam jangka panjang melalui pipa gas Senipah-Balikpapan dan gasifikasi Kilang Cilacap akan dilakukan segera. Kami sedang menyiapkan pembangunan LNG Receiving Terminal Cilacap yang ditargetkan beroperasi pada semester kedua 2022," ujar SVP Corporate Communication and Investor Relation PT Pertamina Agus Suprijanto melalui keterangan resmi, Jumat (15/1).

Baca juga : Jokowi: Pengawasan OJK Jangan Masuk Angin, Harus Bertaring

Selain itu, saat ini, PGN juga tengah menjalankan program penugasan pemerintah yaitu penyediaan infrastruktur dan gas bumi untuk 52 titik pembangkit listrik PLN yang ditargetkan dapat selesai pada 2022. 

Proyek ini ditujukan untuk menyediakan energi listrik yang efisien dan menjadikan peluang bagi PGN untuk mengembangkan infrastruktur gas bumi di wilayah Indonesia bagian tengah dan timur melalui LNG.

Seluruh upaya masif itu, lanjut Agus, dilaksanakan untuk mendukung visi misi pemerintah dalam meningkatkan konsumsi gas domestik. 

Dengan adanya keaandalan infrastruktur dan jaminan ketersediaan gas bumi, investasi diharapkan akan lebih banyak masuk ke dalam negeri.

"Akhirnya kita bisa berdaya saing khususnya di sektor industri dan mendorong multiplier effect untuk mendongkrak perekonomian nasional paska pandemi,” tandasnya. (OL-7)

Baca Juga

DOK/PT POS INDONESIA

Pos Indonesia Teken Kerja Sama dengan PT Inka Multi Solusi Service

👤Bayu Anggoro 🕔Minggu 07 Agustus 2022, 22:30 WIB
Ruang lingkup kerja sama berupa kemitraan strategis terkait jasa kiriman logistik serta pemanfaatan...
PT. Neo Kosmetika Industri

Intip Peluang Perusahaan Maklon Hingga Jadi Sasaran Pebisnis Kosmetik

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 07 Agustus 2022, 22:11 WIB
Produk lokal mulai berlomba-lomba mengeluarkan produk yang ciamik namun dengan harga yang...
Dok. DPR RI

Banggar : Pertumbuhan Kuartal II-2022 Modal Penting Hadapi Tekanan Ekonomi Global

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 07 Agustus 2022, 18:54 WIB
Naiknya berbagai harga komoditas, lanjut Said, mendorong pertumbuhan sektor pertambangan yang tumbuh 4 persen...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya