Rabu 21 September 2022, 07:40 WIB

Tren Fesyen Setelah Pandemi Menurut Ali Charisma

Nike Amelia Sari | Weekend
Tren Fesyen Setelah Pandemi Menurut Ali Charisma

MI/ NIke Amelia Sari
National Chairman Indonesian Fashion Chamber (IFC), Ali Charisma.

 

DARI kegiatan Front Row Paris 2022 yang digelar oleh Indonesian Fashion Chamber (IFC) pada 3-4 September 2022, National Chairman IFC Ali Charisma melihat ada kategori busana yang lebih disukai publik internasional. Menurutnya, dari kegiatan yang diantaranya mencakup presentasi koleksi di Kapal Pesiar Chansonnier (Bateux Chansonnier) dan La Galerie Bourbon, Paris, Prancis itu busana siap pakai (ready to wear) lebih disukai.

 

Selain itu, menurut Ali, produk fesyen Indonesia juga harus disesuaikan dengan tren global. "Maksudnya cara mereka berpakaian, itu penting. Kalau summer itu mereka pakai baju apa, kalau winter apa. Jadi, kita menyesuaikan, kita mengikuti tren mereka juga tapi dengan bahan yang kita punya," ungkap Ali, saat ditemui usai konferensi pers di Jakarta Pusat, Senin (19/9)

 

Lebih lanjut ia menjelaskan jika penyesuaian itu bukan berarti menggunakan material dan desain yang serupa dengan produk asal Eropa. "Karena kalau kita menggunakan bahan yang sama dengan budaya mereka, ngapain juga beli dari Indonesia. Tapi kalau kita bisa memberikan warna baru dengan produk yang fungsinya bisa diterima oleh mereka, mereka akan beli walaupun agak mahal," lanjutnya.

 

Terkait tren fesyen 2023/2024, ia menjelaskan terdapat dua kategori berdasarkan kecenderungan publik, yakni publik yang ingin bersuka cita usai pandemi dan yang ingin lebih sederhana.

 

"Kelompok pertama, tipe orang yang pengin celebration setelah pandemi, jadi siluetnya aneh-aneh, warnanya terang-terang, terus berani bereksperimen. Lalu, di lain sisi, ada orang-orang yang kebalikannya, karena ada pandemi ini orangnya semakin wise dengan menggunakan gaya-gaya yang sederhana, ada cutting yang fungsional saja dengan warnanya basic," jelasnya. Tren ini harus dipahami pengusaha fesyen agar produk mereka diterima pasar. (M-1)

Baca Juga

MI/Fathurrozak

USS 2022, Bukan lagi Sekadar Pesta Sneaker

👤Fathurrozak 🕔Selasa 06 Desember 2022, 08:47 WIB
Pada gelaran 2019, USS berhasil mendatangkan 47 ribu pengunjung dalam tiga hari dengan total transaksi mencapai Rp25...
AFP

Harrisa, Sambal dari Tunisia Masuk Daftar Warisan Budaya UNESCO

👤Devi Harahap 🕔Selasa 06 Desember 2022, 08:39 WIB
Harissa adalah pasta cabai yang terbuat dari olahan cabai kering dengan menggunakan aneka bahan tambahan serta...
123RF

Asal-muasal Baguette, Roti Prancis yang Masuk Dalam Warisan Budaya UNESCO

👤Devi Harahap 🕔Senin 05 Desember 2022, 19:31 WIB
Menurut hukum Prancis, baguette hanua dapat dibuat dengan empat macam...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya