Kamis 25 Februari 2021, 13:50 WIB

Hillary Clinton Tulis Novel Politik

Fathurrozak | Weekend
Hillary Clinton Tulis Novel Politik

Timothy A.Clark/ AFP
Hillary Clinton saat peluncuran bukunya pada 2017. Pada Oktober ini, ia dijadwalkan merilis buku novel politik.

HILLARY Clinton menambah panjang daftar jejak kriprahnya. Mantan Ibu Negara Amerika Serikat, yang juga mantan menteri luar negeri, dan senator itu baru-baru ini mengumumkan akan menulis novel thriller politik internasional. Novel berjudul State of Terror itu ditulisnya bersama dengan teman lamanya, novelis Louise Penny, berjudul State of Terror. 


Menulis buku memang bukan baru bagi Hillary. Istri dari Presiden AS ke-42, Bill Clinton itu setidaknya telah menulis sepuluh buku, baik sendiri maupun bersama penulis lain, termasuk buku berjudul What Happened, yang mengungkap kekalahannya dari Donald Trump dalam pemilu 2016 dan terjual 300 ribu eksemplar pada minggu pertama. Namun novel kali ini merupakan karya fiksi pertamanya.


“Menulis novel thriller dengan Louise adalah mimpi yang menjadi kenyataan. Saya menikmati setiap bukunya dan karakter mereka serta persahabatannya. Sekarang kami bergabung dengan pengalaman kami untuk menjelajahi dunia kompleks diplomasi dan pengkhianatan yang berisiko tinggi. Semua tidak seperti yang pertama kali muncul,” kata perempuan berusia 73 tahun itu dikutip dari Forbes, Rabu, (24/2).


Novel ini dijadwalkan beredar di pasaran pada awal Oktober dan akan dirilis bersama oleh penerbit Clinton, Simon & Schuster, dan Penny, St. Martin's Press. Penny adalah penulis yang terkenal karena novelnya, Chief Inspector Armand Gamache. 


“Saya tidak bisa mengatakan ya dengan cukup cepat untuk mendapatkan kesempatan bekerja dengan Hillary. Sungguh pengalaman yang luar biasa, bisa masuk ke Departemen Luar Negeri. Di dalam Gedung Putih. Di dalam pikiran menlu saat badai krisis terjadi dan berpotensi meledak,” kata Penny.

 

Pada 2014, Hillary juga menulis Living History pada 2014. Pada 1996, saat dirinya di posisi sebagai ibu negara, dia menerbitkan It Takes a Village: And Other Lessons Children Teach Us. Dirinya juga ikut menulis The Book of Gutsy Women bersama putrinya, Chelsea, pada 2019. (M-1)

Baca Juga

BAFTA/AFP

Vinterberg Dedikasikan Piala BAFTA untuk Anaknya

👤Fathurrozak 🕔Senin 12 April 2021, 10:35 WIB
Film Another Round garapan Thomas Vinterberg meraih film non berbahasa Inggris terbaik di BAFTA...
 AFP

Mengenang Gagarin, Manusia Pertama yang Menjelajah Luar Angkasa

👤Adiyanto 🕔Senin 12 April 2021, 10:16 WIB
Penyebab di balik kematian pria berusia 34 tahun itu tetap misteri, seperti kehidupan di atas sana yang pernah dijelajahinya lebih dari...
BAFTA/AFP

Raih Film Inggris Terbaik, Fennell Rencanakan Lebih Produktif

👤Fathurrozak 🕔Senin 12 April 2021, 10:10 WIB
Lewat film Promising Young Woman, Emerald Fennell meraih Best British Film di BAFTA...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Modal Bikin Bank Baru kian Besar

 Di ketentuan RPOJK Bank Umum, bagi perbankan yang baru mau berdiri, diwajibkan memenuhi modal inti Rp10 triliun, termasuk untuk pendirian bank digital.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya