Selasa 08 Oktober 2019, 18:32 WIB

Mata Palsu untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri

Administrator | Video

Bagi Abadi Wijaya Karta S, bola mata tiruan merupakan bentuk sumbangsihnya untuk meningkatkan kepercayaan diri seseorang yang mengalami kehilangan sebelah mata mereka.

Abadi berharap dengan mata tiruan buatannya dapat membantu pasien untuk kembali aktif di lingkungan sosial mereka. "Dapat berkarya  di tempat kerjanya hingga mendapatkan jodohnya," ujar Abadi ketika ditemui di laboratorium mata tiruan Wijaya Protesa Mata di Cilebut, Bogor, Jawa Barat, Jumat (4/10).

Hal itu diamini Murfitriati, 65, pasien Wijaya Protesa Mata yang sudah memakai mata tiruan sejak masa kuliah. "Yang jelas lebih pede ya, kan klo tidak pakai pasti down dong saya,  apalagi waktu itu masih kuliah."

Murfitriati menuturkan sebelah mata kirinya harus diangkat lewat operasi karena ada gumpalan darah yang mengakibatkannya tidak mampu melihat lagi.  Sejak itu Murfitriati memakai mata tiruan setiap harinya.

Menurut Abadi, pasien yang datang kondisinya tidak bisa melihat dan tidak memiliki bola mata karena dua hal, pertama karena pasien sejak lahir tidak memiliki bola mata dan karena diangkat melalui meja operasi. Mata pasien dioperasi karena empat faktor yaitu karena kecelakaan, kanker, tumor dan infeksi.

Ada beberapa tahapan sebelum Abadi memakaikan mata tiruan ke pasien. Pada awal kunjungan, Abadi akan mengukur bentuk dan ukuran mata pasien kemudian mengukur kecerahan dan warna mata yang masih aktif. Data-data tersebut digunakan untuk membentuk mata yang presisi dengan kecerahan dan warna sesuai dengan mata aktif pasien.

"Prosesnya tiga hari, dimana di hari ketiga pasien datang sudah bisa memakai mata tiruannya," jelas Abadi.

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More