Sabtu 21 September 2019, 20:25 WIB

Pameran Mobil Klasik Pertama Kali di Jakarta

Administrator | Video

PAMERAN kendaraan klasik dan eksotis 'Concours d'Elegance' untuk pertama kalinya digelar di Indonesia.

Ajang internasional tempat para kolektor mobil klasik dunia berkumpul ini diselenggarakan mulai Sabtu-Minggu (21-22 September) di Four Seasons Hotel, Jakarta.

Penyelenggara Indonesia Classic Cars Owners Club (ICCOC) menghadirkan lebih 30 mobil klasik dan sepeda motor keluaran 1950 - 1980.

Untuk penilaian, ICCOC juga mendatangkan juri Concours d'Elegance ternama Valentino Balboni dan Arthur Bechtel.

Untuk bisa menyaksikan pameran mobil langka nan klasik ini, pengunjung dikenakan tiket masuk sebesar Rp500 ribu.

Adapun mobil-mobil klasik langka yang hadir di Concours d’Elegance di Jakarta ini diantaranya adalah:
1.    Mercedes Benz B 170 Cabrio (1935)
2.    Chevrolet Corvette (1953)
3.    Ford Thunderbird (1956)
4.    Mercedes Benz 190 SL (1956)
5.    MGA (1956)
6.    Mercedes Benz Ponton (1957)
7.    Mercedes Benz 190SL (1958)
8.    Austin Healey (1959)
9.    Jaguar E type Series 1 (1960)
10.    Mercedes Benz 220 SE (1961)
11.    Volkswagen Karmann Ghia (1961)
12.    Porsche 356C Coupe (1963)
13.    Aston Martin DB5 (1964)
14.    Mercedes Benz Pagoda 230 SL Matic (1965)
15.    Ford GT 500 Eleanor (1967)
16.    Lotus Elan (1968)
17.    Mercedes Benz 280 SE (1970)
18.    Lamborghini Miura (1971)
19.    Citroen DS 21 (1972)
20.    Ferrari 365 Berlineta Boxer (1972)
21.    Porsche 911 2. 4s. (1973)
22.    Ferarri Dino Coupe (1974)
23.    Porsche 930 Turbo (1987)
24.    Mini Cooper (1967)
25.    Ferarri Testarossa (1991)
26.    Rolls-Royce Silver Shadow (1983)


Adapun motor-motor klasik langka yang juga akan hadir adalah:

1.    BMW R47 (1928)
2.    Vespa (1951)
3.    Norton (1957)
4.    BMW R25 (1955)
5.    BMW R69US, zijspan Steib S 500 (1967)
6.    BMW R50, zijspan Watsonian S500 (1955)
7.    BMW R69S (1962)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More