Jumat 20 September 2019, 15:43 WIB

Lezatnya Kekunoan dalam Kekinian

Administrator | Video

LEMBARAN tempe yang diiris tipis itu satu per satu masuk ke adonan tepung yang sudah dibumbui. Bumbu yang digunakan tergolong sederhana, hanya bawang putih bubuk, garam, merica, ketumbar, dan daun bawang, tidak lupa ditambahkan air.

Sepintas adonan itu mirip adonan untuk tempe mendoan, hanya lebih kental sehingga saat digoreng tidak banyak adonan yang terbuang karena terlalu encer dan tidak melekat di tempe.
Empat lembar tempe itu kemudian digoreng dengan api besar, lalu diangkat meski belum matang sempurna. Konsep basah dan setengah matang memang menjadi signature dalam memasak penganan asal Purwokerto, Jawa Tengah itu.
Menariknya cara penyajian di Restoran Wulangreh di kawasan Pejaten, Jakarta Selatan, itu berbeda dari biasanya. Sang pemilik, Renny Ajeng, berinovasi bagaimana tempe mendoan bisa disukai banyak orang. "Ide awal sebenarnya dari konsep angkringan yang semua makanan disajikan bisa kembali digoreng atau dibakar," kata Renny ketika ditemui Media Indonesia, Sabtu (13/9). (Suryani Wandari Putri)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More