Selasa 20 Agustus 2019, 21:45 WIB

Pasar Buku Kenari Sepi Pengunjung

Administrator | Video

PERUMDA Pasar Jaya melakukan sejumlah langkah untuk meningkatkan kunjungan masyarat dan memperkenalkan Pasar Buku Kenari di Jalan Salemba Raya, Senen, Jakarta Pusat.

Pasar yang baru diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan pada 29 April yang lalu ini memang belum ramai aktivitasnya.

Manager Pemasaran Perumda Pasar Jaya, Gatra Vaganza, mengatakan saat ini berbagai event telah dilakukan di pasar tersebut untuk meramaikan Pasar Buku Kenari.

Namun, menurutnya, memang perlu kerja keras dari seluruh tim karena tugas utama adalah mengubah mindset berpikir masyarakat yang terlebih dahulu mengenal pasar buku kenari sebagai pasar elektronik dan alat pertukangan.

“Kalau berbicara pasar buku kenari masyarakat masih mengingatnya adalah pasar elektronik, kita terus lakukan promosi-promosi dan pengenalan kepada masyarakat,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (19/8).

Sejak diresmikan, berbagai kegiatan telah dilakukan untuk meramaikan pasar tersebut. Memasuki bulan Ramadan sebelumnya juga telah dilakukan berbagai kegiatan keagamaan di pasar buku tersebut. Kegiatan ini melibatkan masyarakat sekitar dan tokoh-tokoh agama.

“Kita juga telah siapkan kalender event yang setiap bulannya telah disusun agar aktivitas di pasar tersebut tetap ramai, seperti saat memasuki awal sekolah kemaren kita lakukan promosi back to school dengan menghadirkan buku pelajaran dan perlengkapan sekolah,” kata Gatra.

Kini, Pasar Jaya melakukan evaluasi apakah program tersebut sudah tepat guna atau perlu dimaksimalkan. Berbagai masukan juga dimintakan kepada pedagang agar secara bersama bisa meramaikan pasar tersebut.

Salah satu kegiatan yang akan dilakukan adalah kegiatan bedah buku. Pasar Jaya membuka peluang kerja sama dengan para penerbit buku untuk melakukan berbagai kegiatan di pasar tersebut.

“Perlu juga diketahui, walau memang sepi tapi para toko sudah memiliki konsumen tetap melayani penjualan secara online dengan pembelinya. Biasanya yang membeli buku secara online adalah mereka yang tidak bisa datang ke pasar tersebut karena kesibukannya, artinya untuk aktivitas terus berjalan,” ungkapnya.

Salah satu langkah lain yang akan dilakukan Perumda Pasar Jaya adalah bekerja sama dengan Dinas Pendidikan yang membawahi sekolah-sekolah di Jakarta. Mereka diajak untuk datang berkunjung ke Pasar Buku agar bisa melihat berbagai buku yang dijual disana.

Hal ini memang membutuhkan waktu, tapi Pasar Jaya berkomitmen akan terus melakukan upaya agar pasar buku tersebut bisa ramai aktivitasnya. Apalagi, ini merupakan pasar buku pertama milik pemerintah yang dikhususkan untuk menyediakan kebutuhan buku bagi warga dengan harga lebih bersaing.

“Di lokasi tersebut kan juga ada berbagai fasilitas lain seperti Co-Working Space, ruang Exhibition dan lainnya, nah ini juga kita upayakan agar bisa mengoptimalkan ramainya pasar buku kenari,” tandasnya. (Putri Anisa Yuliani)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More