Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
ADA pemandangan unik yang terlihat saban Minggu siang di Lapangan Gelanggang Olahraga Saparua, Bandung. Seperti terlihat Minggu (10/4), sekumpulan anak muda menggowes sepeda yang ukurannya tidak biasa.
Sekilas seperti paduan antara sepeda anak-anak dan sepeda BMX. Ukuran sepeda itu mini, tetapi tampilannya tetap garang.
Kate Bike, begitulah mereka menyebutnya. Meski nama belakangnya menggunakan bahasa Inggris, nama pertama tetap diucapkan ala Indonesia sekaligus representasi terhadap bentuk kecil sepeda itu.
Ega Febrian, salah satu pesepeda (rider) Kate Bike, mengajak Media Indonesia menjajal sepeda itu. Nyatanya, tidak mudah!
Ukuran yang rendah membuat menggowes harus dilakukan dengan cara berdiri. Sebab itu pula, sesungguhnya sadel pada sepeda ini tidak banyak berfungsi.
Di sisi lain, menggowes Kate Bike dengan cara berdiri juga bukan pekerjaan gampang. Hingga beberapa saat sepeda kami terus oleng.
"Keseimbangan itu jadi fokus pertama yang harus dikuasai," ujar Ega melihat kami kewalahan. Pria berusia 24 tahun itu pun mengaku harus belajar selama beberapa hari sebelum mampu mengendarai si mungil itu.
"Pemain BMX saja masih bisa terjatuh saat mencoba Kate Bike," tambah Ega juga seorang rider BMX.
Padahal, dikatakannya, pemain BMX sebenarnya telah terbiasa menggowes dengan cara berdiri. Sebab, menggowes cara ini lebih memudahkan pemain melakukan trik dan manuver. Namun, tetap saja Kate Bike menantang karena agar bisa seimbang, gowesan harus dilakukan lebih cepat. "Karena itu jadi lebih mudah lelah," ujar Ega.
Ia mengaku belajar setiap hari ketika pertama menjajal Kate Bike. Berbagai trik BMX pun baru bisa diterapkannya di Kate Bike setelah berlatih tiga bulan. Meskipun mini, Kate Bike bisa menahan bobot hingga 120 kilogram. Itu disebabkan ban troli yang diameternya lebih besar daripada ban sepeda pada umumnya.
Kelincahan pun tidak perlu diragukan, rider tetap bisa mencoba banyak aksi tetapi dengan usaha yang jauh lebih besar. Bunny hop, trik lompat kelinci dengan mengangkat roda bagian depan kemudian diikuti roda bagian belakang, ialah salah satu trik yang bisa diterapkan di Kate Bike. Hanya, pesepeda harus memiliki kontrol lebih tinggi. Jika badan terlalu ke depan atau ke belakang, rider mudah terjungkal.
Ketahanan kaki dan otot bahu
Tantangan yang lebih berat pada Kate Bike juga diakui Faisal Joe. Ia menyebut kecepatan menggowes untuk Kate Bike dua kali lebih cepat jika dibandingkan dengan BMX.
Sebab itu pria 24 tahun tersebut menekankan pentingnya kekuatan otot kaki dan otot bahu pada olahraga ini. Hari itu, Faisal beratraksi menggowes sepeda menuju papan rintang. Ia melompat dan membengkokkan setang sepeda 90 derajat, trik tersebut bernama table top. "Jangan lupa peregangan karena sering terjadi kram di tangan maupun kaki. Sepeda ini beratnya sama dengan sepeda yang biasa dipakai untuk olahraga BMX," saran Faisal.
Komunitas Kate Bike sudah memiliki enam rider dengan tiga sepeda yang penggunaannya bergantian. Hal tersebut untuk menjaga stamina tetap stabil lantaran energi keluar lebih banyak ketimbang bermain sepeda BMX.
Pesepedanya ada pula bocah bocah berusia 10 tahun. "Aku senang (bermain Kate Bike) karena kegedean kalau pake BMX," kata bocah bernama Albani itu.
Jatuh dan luka sudah banyak dirasakan Albani, tetapi bocah yang didukung sang ayah itu tetap bersemangat menyaingi para seniornya. Kegiatan berolahraga dengan sepeda itu juga menular pada teman-teman di sekolahnya. Banyak dari mereka yang bertanya-tanya dan ingin mencoba olahraga bersepeda dengan ragam aksi tersebut. (M-3)
Ketua DPRD DKI Jakarta, Khoirudin, menegaskan komitmen terhadap pengembangan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah
Ikatan Keluarga Dewan (IKD) DPRD DKI Jakarta menggelar berbagai perlombaan di Rumah Dinas Ketua DPRD DKI Jakarta
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Rany Mauliani, mendukung Pemprov DKI Jakarta mempercepat transformasi digital di sektor perdagangan tradisional
Pemprov DKI Jakarta berkomitmen pembenahan Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Rany Mauliani, mengapresiasi Program Pemutihan Ijazah yang tertahan atau tertunda
Komisi A DPRD DKI Jakarta mengusulkan agar sebidang lahan milik PT. Billymoon tetap dimanfaatkan oleh warga RW 10 dan masyarakat Pondok Kelapa
DPRD DKI Jakarta mengapresiasi langkah Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DKI Jakarta yang siap berkolaborasi mendukung pertumbuhan ekonomi
Para anggota DPRD DKI Jakarta menjadi peserta fashion show yang diselenggarakan Sekretariat DPRD DKI Jakarta
DPRD DKI Jakarta bersama Pemerintah Provinsi DKI menyepakati besaran nilai Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara
Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, kembali ambil bagian dalam Turnamen Bulu Tangkis DPRD DKI Jakarta Cup yang digelar oleh Sekretariat DPRD DKI Jakarta.
Ketua DPRD Provinsi DKI Jakarta Drs. H. Khoirudin memberikan pesan di HUT ke-80 RI
Chemi, seorang pria muda penuh semangat dan berjiwa sosial tinggi, tiba-tiba harus mengalami hal yang tidak diinginkan.
PFI menyelenggarakan FIFest 2025 sebagai upaya mendorong transformasi sosial berbasis budaya filantropi.
Berikut petikan wawancara jurnalis Media Indonesia, Mohamad Farhan Zhuhri, dengan Direktur Utama Perumda Pembangunan Sarana Jaya Andira Reoputra
Divisi Humas Polri bekerjasama dengan Media Indonesia menggelar Pelatihan Penulisan Berita dan Artikel yang diikuti perwakilan Humas Polda seluruh Indonesia.
Hewan kurban ini berasal dari unit-unit usaha Media Group seperti Metro TV, Media Indonesia, Indocater, dan Pangansari Utama
Pengamat Timur Tengah, Faisal Assegaf, berbagi pengalaman dramatisnya selama 100 jam ditahan oleh pasukan Kurdi di Suriah pada April 2025.
Pelatihan ini merupakan wadah bagi para anggota polri untuk meningkatkan kompetensi dan kemampuan dalam menjalankan tugas-tugas Humas Polri.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved