Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

16/12/2025 13:41

KDM Tampar Elite Bermental Penjajah

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi melayangkan kritikan superkeras terkait dengan lingkungan, infrastruktur, dan semacamnya. Dia bilang, selama 350 dijajah Belanda, gunung di negeri ini aman-aman saja, sungai jernih, hutan utuh, dan samudera luas. Namun, setelah merdeka, keadaan justru berubah sebaliknya. Gunung gundul, hutan banyak yang rusak. Lalu, Kang Dedi Mulyadi atau KDM bertanya; siapa sebenarnya yang menjadi penjajah?

Apa yang dikatakan KDM beberapa waktu lalu adalah sentilan, bahkan tamparan, buat para elite perusak gunung dan sungai perambah hutan, serta pemangsa samudera. Ia tamparan tiada tara. Ia sekaligus pengakuan dari seorang pejabat bahwa selama merdeka pengelolaan sumber daya negara dilakukan semaunya. Akibatnya pun jelas, berulangkali terjadi bencana. Banjir bandang di Sumatra yang menelan lebih dari 1.000 nyawa adalah contoh terkini. Siapa korbannya?  Rakyat. Bukan para 'penjajah' itu yang hidup senang bergelimang cuan.

Apa sebenarnya maksud KDM melayangkan tamparan itu? Kepada siapa ia diarahkan? Apa pula yang akan dia lakukan sebagai bukti bahwa dia tak termasuk elite atau pejabat bermental penjajah? Atau, hanya sekadar omon-omonkah dia?

Baca Juga

Video Lainnya