Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
TAK perlu menunggu waktu lama bagi sejumlah anggota Kabinet Merah Putih untuk membuat kontroversi dan kegaduhan. Sesaat setelah dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto langsung kedapatan mengundang kepala desa dan perangkat desa lainnya untuk menghadiri haul almarhumah ibunya dengan kop resmi kementerian. Keperluan pribadi memakai instrumen negara jelas salah. Apalagi, saat ini sang istri sedang berkompetisi di Pillkada Serang.
Lalu, Menko Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra juga memantik gaduh dengan mengatakan bahwa peristiwa Tragedi 1998 bukan pelanggaran HAM berat. Pernyataannya itu bertolak belakang dengan putusan Komnas HAM sebagai satu-satunya institusi yang bisa menetapkan sebuah kasus sebagai pelanggaran HAM biasa atau pelanggaran HAM berat.
Pada saat bersamaan, Menteri HAM Natalius Pigai ikut menambah kegaduhan dengan mengeluhkan anggaran kementeriannya yang cuma Rp60 miliar. Pigai pun minta tambahan anggaran jadi Rp20 triliun.
Kenapa ada menteri-menteri yang begini, yang belum juga bekerja tapi malah membuat 'noda'? Apakah sekadar khilaf, lantaran tak paham, tak punya kapasitas sebagai pembantu presiden, atau memang punya bakat menyalahgunakan kekuasaan? Apa pula yang harus dilakukan Prabowo agar kabinet gemuknya bisa gesit bekerja tanpa gangguan-gangguan yang justru datang dari jajarannya? Simak pembahasannya di Ordal, Obrolan Mendalam dari Orang-orang Dalam.
Dibintangi Angga Yunanda, Dodit Mulyanto, dan Wafi Zihan, film ini mengangkat kisah saudara kembar yang terkutuk setelah sang nenek meninggal di hari keramat tanggal 6 bulan 6 jam 6.
Tahap penjurian lomba karya jurnalistik & fotografi ESDM 2025 yang merupakan kerjasama Kementerian ESDM RI dengan Dari Balik Lensa Media Indonesia.
Untold Story Pembebasan 10 ABK Sandera Kelompok Abu Sayyaf 2016
Ketua DPRD Provinsi DKI Jakarta Khoirudin mengajak seluruh masyarakat Jakarta untuk hidup dalam kebersamaan, saling menghormati, dan wujudkan kedamaian
Badan Musyawarah DPRD DKI Jakarta menetapkan jadwal kegiatan Pimpinan dan Anggota DPRD DKI Jakarta selama periode September hingga Desember 2025.
Dalam kegiatan ini juga digelar seremoni penyerahan kunci unit Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) PIK Pulogadung, Jakarta Timur.
Ketua DPRD DKI Jakarta, Khoirudin, menegaskan komitmen terhadap pengembangan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah
Ikatan Keluarga Dewan (IKD) DPRD DKI Jakarta menggelar berbagai perlombaan di Rumah Dinas Ketua DPRD DKI Jakarta
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Rany Mauliani, mendukung Pemprov DKI Jakarta mempercepat transformasi digital di sektor perdagangan tradisional
Pemprov DKI Jakarta berkomitmen pembenahan Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Rany Mauliani, mengapresiasi Program Pemutihan Ijazah yang tertahan atau tertunda
Komisi A DPRD DKI Jakarta mengusulkan agar sebidang lahan milik PT. Billymoon tetap dimanfaatkan oleh warga RW 10 dan masyarakat Pondok Kelapa
DPRD DKI Jakarta mengapresiasi langkah Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DKI Jakarta yang siap berkolaborasi mendukung pertumbuhan ekonomi
Para anggota DPRD DKI Jakarta menjadi peserta fashion show yang diselenggarakan Sekretariat DPRD DKI Jakarta
DPRD DKI Jakarta bersama Pemerintah Provinsi DKI menyepakati besaran nilai Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara
Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, kembali ambil bagian dalam Turnamen Bulu Tangkis DPRD DKI Jakarta Cup yang digelar oleh Sekretariat DPRD DKI Jakarta.
Ketua DPRD Provinsi DKI Jakarta Drs. H. Khoirudin memberikan pesan di HUT ke-80 RI
Chemi, seorang pria muda penuh semangat dan berjiwa sosial tinggi, tiba-tiba harus mengalami hal yang tidak diinginkan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved