Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
Baktinya kepada orang tua membuat Fifi Firman Muntaco berani mewujudkan impian sang ayah, penulis Firman Muntaco, melestarikan kesenian betawi.
Fifi mengaku tidak memiliki bakat apapun dalam kesenian betawi, baik samrah, gambrang kromong, topeng ataupun lenong saat tanggungjawab membina sanggar Firman Muntaco beralih ke pundaknya ketika ayahanda wafat Januari 1993.
"Haruskan kesenian samrah itu ikut terkubur?" bisik Fifi kepada hatinya waktu itu.
Namun rasa cinta kepada ayahanda serta dukungan kuat dari keluarga membuatnya yakin mampu menjaga dan memajukan Sanggar Firman Muntaco hingga kini.
Almarhum Ahmad fanfani, adiknya tercinta, adalah cendikia yang berada dibalik itu semua. "Fanfani ternyata mewarisi semua bakat ayahanda termasuk memainkan alat musik samrah betawi," ujarnya. Samrah betawi merupakan dasar Firman Muntaco mendirikan sanggarnya pada 1960-an.
Fifi pun berduet dengan Fanfani. Sang adik yang berkreasi dan mengajarkannya kesenian betawi sementara Fifi bertugas sebagai manajernya, mulai dari mencari order hingga mengatur keuangan dan kebutuhan sanggar.
Ketika sanggar mulai berkembang, ujian kembali datang. Tahun 2002 Cendikia itu, Ahmad fanfani menyusul ayahanda menuju Ilahi.
Rasa gamang kembali menghampiri Fifi, bagaimana mempertahankan sanggar tanpa adiknya, "Masa iya ini harus berakhir?" sekali lagi Fifi bertanya kepada hatinya.
Rasa cinta yang mendalam terhadap ayah dan adiknya kembali membuat Fifi tegar memikul asa Sanggar Firman Muntaco agar tetap bertahan. Seiring jalan, buah dari keikhlasan akhirnya mempertemukan Fifi dengan seniman-seniman betawi yang menjadikan sanggar tetap mampu melestarikan kesenian betawi hingga kini.
"Kite siapin semuanye, tari topeng, gambrang kromong, samrah, lenong betawi juga palang pintu," jawabnya dengan logat betawi kental, ketika ditanya perihal kesenian apa yang dibinanya saat ini.
Terkait order, Fifi mengaku bersyukur masih banyak pihak yang menanti hiburan dari sanggarnya lantaran dirinya memang tidak mematok harga tinggi. "Sanggar kita memang murah, murah meriah."
"Tapi kagha murahan," sanggahnya, lantas menjelaskan 'up todate' dalam cerita lenong atau pantun-pantun terbaru menjadikan kontrol kualitas kesenian yang ditampilkannya.
Mempelajari latar belakang 'klien' membuat cerita lenong sanggarnya lebih orisinil, lebih hidup, dan lebih dekat dengan realitas kehidupan 'klien'. "Pantun buat si A pasti berbeda dengan pantun buat si B," jelas Fifi.
Namun, mematok harga kekeluargaan mengakibatkan dirinya kerap dipertanyakan oleh sanggar-sangar betawi lainnya. Namun Fifi beralasan tidak tega jika penikmat hiburannya menjerit karena harga tinggi.
"Kalo yang nanggap hajatannye orang kampung, buat beli dagingnye aje udeh ngutang masa buat hiburannye ampe jutaan gitu...saya kaga tega."
"Tapi herannye, ade orang yang bisa manggil 'fam...'(orkes dangdut) hingga Rp40 juta, manggil kite dengan harga segini aje nawarnye setengah mati," canda Fifi dengan penuh senyum.
Fifi kembali sumringah ketika ditanya order dari instansi Pemerintah di DKI Jakarta, "Kalo yang nanggap Pemda, bayarannye lumayan, bisa dua kali lipet....tapi kan jarang." (Ricky Julian)
Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyalahgunaan tambahan kuota haji 2024.
Dibintangi Angga Yunanda, Dodit Mulyanto, dan Wafi Zihan, film ini mengangkat kisah saudara kembar yang terkutuk setelah sang nenek meninggal di hari keramat tanggal 6 bulan 6 jam 6.
Tahap penjurian lomba karya jurnalistik & fotografi ESDM 2025 yang merupakan kerjasama Kementerian ESDM RI dengan Dari Balik Lensa Media Indonesia.
Untold Story Pembebasan 10 ABK Sandera Kelompok Abu Sayyaf 2016
Ketua DPRD Provinsi DKI Jakarta Khoirudin mengajak seluruh masyarakat Jakarta untuk hidup dalam kebersamaan, saling menghormati, dan wujudkan kedamaian
Badan Musyawarah DPRD DKI Jakarta menetapkan jadwal kegiatan Pimpinan dan Anggota DPRD DKI Jakarta selama periode September hingga Desember 2025.
Dalam kegiatan ini juga digelar seremoni penyerahan kunci unit Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) PIK Pulogadung, Jakarta Timur.
Ketua DPRD DKI Jakarta, Khoirudin, menegaskan komitmen terhadap pengembangan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah
Ikatan Keluarga Dewan (IKD) DPRD DKI Jakarta menggelar berbagai perlombaan di Rumah Dinas Ketua DPRD DKI Jakarta
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Rany Mauliani, mendukung Pemprov DKI Jakarta mempercepat transformasi digital di sektor perdagangan tradisional
Pemprov DKI Jakarta berkomitmen pembenahan Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Rany Mauliani, mengapresiasi Program Pemutihan Ijazah yang tertahan atau tertunda
Komisi A DPRD DKI Jakarta mengusulkan agar sebidang lahan milik PT. Billymoon tetap dimanfaatkan oleh warga RW 10 dan masyarakat Pondok Kelapa
DPRD DKI Jakarta mengapresiasi langkah Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DKI Jakarta yang siap berkolaborasi mendukung pertumbuhan ekonomi
Para anggota DPRD DKI Jakarta menjadi peserta fashion show yang diselenggarakan Sekretariat DPRD DKI Jakarta
DPRD DKI Jakarta bersama Pemerintah Provinsi DKI menyepakati besaran nilai Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara
Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, kembali ambil bagian dalam Turnamen Bulu Tangkis DPRD DKI Jakarta Cup yang digelar oleh Sekretariat DPRD DKI Jakarta.
Ketua DPRD Provinsi DKI Jakarta Drs. H. Khoirudin memberikan pesan di HUT ke-80 RI
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved