Sabtu 18 Juli 2020, 14:00 WIB

Precious One, Bertahan di Tengah Pandemi

Administrator | Video

PERNAH mengalami sakit hingga tidak bisa melakukan aktifitas apapun, membuat perasaan seolah hidup tidak berguna. Akhirnya mengilhami Ratnawati Sutedjo untuk belajar bahasa isyarat dan bergaul dengan para penyandang disabilitas.

Sejak 2004 mulai merintis Precious One dengan mengajak satu orang rekannya penyandang tunarungu untuk membuat kerajinan tangan, bertempat di daerah Meruya, Jakarta Barat.

Beberapa tahun kemudian usaha mulai banyak dikenal masyarakat, hingga akhirnya saat ini Precious One sudah memiliki 23 orang karyawan yang difabel.

Saat ini beragam kerajinan sudah diproduksi, tidak hanya tas, baju, dompet, topi, boneka, tapi juga masker agar bisa ikut berpartisipasi mencegah penyebaran virus covid-19 yang masih berkembang cepat di negeri ini.

Produk kerajinan Precious One dijual mulai harga 10.000 rupiah hingga jutaan rupiah, seperti boneka kecil, baju, tas, hingga boneka custom buatan tangan langsung yang terbuat dari kertas dengan detail-detail yang pas.

Video Lainnya

Pasutri Difabel, Gigih Berjuang di Tengah Pandemi

👤Administrator 🕔Kamis 13 Agustus 2020, 19:15 WIB
Berawal dari informasi antarteman, yang terus menyebar di grup aplikasi pesan whatsapp, akhirnya usaha jasa cuci mobil pasutri ini semakin...

Daging Kurban Kemasan Kaleng

👤Administrator 🕔Kamis 13 Agustus 2020, 14:45 WIB
10 ekor sapi dan 54 ekor domba yang diolah menjadi rendang dalam kemasan kaleng dibagikan ke 1034...

Bedah Editorial MI: Bersih-Bersih Kejaksaan

👤Administrator 🕔Kamis 13 Agustus 2020, 08:50 WIB
Ekspetasi publik terhadap institusi penegakan hukum di negeri ini sejatinya tak pernah...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya