Sabtu 07 Maret 2020, 22:31 WIB

Menyongsong Tertib Lalu Lintas Di Era Digital

Administrator | Video

PENINDAKAN pelanggaran lalu lintas secara konvensional oleh pihak kepolisian dinilai belum berjalan dengan optimal.

Misalnya, pengawasan yang tidak dapat terpantau selama 24 jam oleh petugas, razia yang justru membuat kemacetan lalu lintas, atau interaksi antara pelanggar dengan petugas yang dapat menimbulkan transaksi 'uang damai'. Oleh sebab itu, transformasi penegakan hukum menjadi sebuah keniscayaan.

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya sejak akhir 2018, telah menerapkan sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) atau tilang elektronik.

Mulanya, sistem tersebut hanya berlaku untuk kendaraan roda empat. Teranyar, pada Februari 2020, Ditlantas PMJ juga menerapkan sistem ETLE bagi pengendara sepeda motor.
Saat ini, jumlah kamera yang terpasang baru 12 buah. Kamera tersebut tersebar di ruas Jalan Sudirman-MH Thamrin, Ketapang, dan Sarinah.

Dua kamera milik TransJakarta yang diletakkan di Halte Duren Tiga dan Halte Imigrasi. Serta empat kamera milik PT Jasa Marga, yang diintegrasikan di empat ruas jalan tol, yakni Jakarta Outer Ring Road, Cikampek, Sedyatmo dan Tanjung Duren. (Tri Subarkah)

Video Lainnya

Bedah Editorial MI: Bukan Saatnya Kendur Disiplin

👤Administrator 🕔Selasa 26 Mei 2020, 10:12 WIB
Yang utama ialah kemenangan dalam peperangan menghadapi pandemi virus covid-19 yang kini masih menjadi ancaman terbesar bangsa...

Bedah Editorial MI: Konsisten Larang Arus Balik

👤Administrator 🕔Senin 25 Mei 2020, 10:13 WIB
Regulasi dibuat agar konsisten dijalankan, bukan suka-suka untuk dilanggar. Konsistensi itu yang belum sepenuhnya ditegakkan dalam regulasi...

Bedah Editorial MI: Silaturahim Virtual

👤Administrator 🕔Sabtu 23 Mei 2020, 12:15 WIB
Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran identik dengan momen untuk silaturahim dan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya