Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
TAK..tok..tak..tok. Suara pukulan pada kayu itu memenuhi sebuah ruangan perguruan di kawasan Latumenten, Jakarta Barat. Suara itu berasal sebuah pilar kayu dengan tungkai-tungkai yang menonjol. Seorang pria berpakaian hitam memukul tungkai itu dengan tangan dan kaki.
"Ilmu bela diri Wing Chun itu memang sifatnya self defence. Ciri khasnya ialah simple, direct, dan efisien. Jadi, kita sangat menghindari pertarungan jarak jauh," jelas sang pria, Ferry Yunianto, kepada Media Indonesia, Rabu (27/1).
Ferry ialah seorang shifu atau pelatih di Wu Ji School of Wing Chun itu. Saat ia mempertontonkan gerakan, murid-muridnya yang terdiri atas dari pria dan perempuan memperhatikan dengan serius. Gerakan Ferry sekilas memang tampak sama. Namun, semua dilakukan dengan serbacepat.
Karena boneka kayu yang disebut juga mak yan jong itu menyerupai manusia, pertarungan dengan jarak sekitar 30 sentimeter tersebut memang mudah dibayangkan cukup melumpuhkan. Terlebih semuanya dilakukan bertubi-tubi sehingga rasanya sulit menangkis.
Aksi yang dilakukan Ferry serupa dengan aksi aktor legendaris Bruce Lee di banyak film laganya ataupun, yang teranyar, seperti aksi Donnie Yen di film Ip Man.
Bela diri asal Tiongko itu memang sudah lama dikenal, bahkan diyakini sudah muncul sejak zaman Raja Kangxi dari Dinasti Qing yang memerintah di pertengahan abad 17.
Ferry yang berguru langsung pada seorang master Wing Chun menjelaskan inti kekuatan bela diri itu sebenarnya bukan berasal dari fisik.
"Melainkan suatu seni bela diri yang dikembangkan dari kekuatan pikiran, kesederhanaan, serta karakteristik otot dan struktur tubuh manusia," tutur pria 42 tahun itu.
Sebab itu, gerakan-gerakan Wing Chun tampak sederhana dan ekonomis.
Di sisi lain, untuk menghasilkan serangan yang efektif, pelaku bela diri Wing Chun harus paham tentang konsep center line. Konsep center line ini pula yang ditekankan di perguruan-perguruan Wing Chun lain, termasuk yang berada di Eropa.
Seperti terlihat di situs milik London Wing Chun Academy, center line merupakan garis imajiner yang berada di tengah tubuh. Garis itu memanjang vertikal menghubungkan mata, hidung, leher, pusar, selangkangan, dan lutut. Di garis inilah pusat keseimbangan tubuh berada yang merupakan target sasaran yang fatal.
Sebab itu, ketika seorang pelaku bela diri Wing Chun dituntut untuk lincah bergerak, segala gerakannya itu harus dilakukan dengan tujuan tetap melindungi center line dirinya, sekaligus berarti untuk efektif menyerang center line lawan.
Saat memukul Ferry menekankan agar dilakukan dengan lurus.
Efek serangan juga akan makin dahsyat jika diarahkan pada di titik tertentu, yakni leher, lutut, dan kepala bagian belakang.
Prinsip-prinsip bela diri Wing Chun dibuat sesuai dengan karakter pertarutan jarak dekat.
Wing Chun tidak pernah menggunakan teknik yang melebar atau melingkar sehingga setiap serangan merupakan gerakan yang minim guna menghemat energi dan jarak.
"Jadi, memang bela diri ini merupakan salah satu bela diri yang cepat dan mematikan. Jika seseorang diserang dari jarak dekat, titik-titik dan bagian tubuh yang mematikan akan terlebih dahulu diserang, seperti leher, kepala bagian belakang, dan lutut," terang Ferry.
Jurus
Layaknya ilmu bela diri pada umumnya, Wing Chun juga memiliki jurus-jurus khas.
Jurus atau teknik paling dasar yang ada di seni bela diri Wing Chun ialah siu lim tao atau siu nim tao.
Meski banyak perbedaan aliran dalam Wing Chun, bisa dipastikan seluruh shifu di seluruh dunia mengajarkan jurus ini pertama kali kepada anak didik mereka.
"Jadi, si lim tao ini adalah teknik yang paling dasar dan terpenting yang memuat semua teknik tangan dalam Wing Chun. Jurus ini juga melatih kuda-kuda dasar dan membantu mengembangkan energi (qi) yang ada di setiap tubuh manusian" ucap Ferry.
Untuk tahap pemula, Ferry menjelaskan latihan jurus ini merupakan bentuk meditasi berdiri standing meditation. Pelakunya dituntut untuk fokus pada gerakan dasar, kuda-kuda, struktur tubuh, dan mengatur pernapasan.
Jurus si lim tao memiliki banyak bagian, tapi yang terpenting ialah kekuatan dalam menggunakan posisi tangan utama.
Posisi tangan ini ada tiga jenis, yakni tan sau, fook saus, dan wu sau yang merupakan gabungan pergerakan dasar posisi tangan untuk menghadapi lawan. Setelah itu, barulah shifu mengajarkan jurus kedua, yakni chum kiu.
Jurus itu mengajarkan seseorang melangkah, bergeser, merangsak dengan bersamaan, menangkis serangan, lalu membalas serangan lawan secara langsung.
Dalam jurus chum kiu pula seseorang diajari beberapa teknik menendang, seperti scanning kick, front kick, dan side kick. Jenis tendangan ini maksimal diarahkan setinggi pinggang lawan.
Tendangan dalam Wing Chun memang sangat jarang melewati atas pinggang lawan. Sebab, pada prinsipnya tendangan rendah akan lebih cepat dilakukan dan paling praktis dalam situasi pertarungan jarak dekat.
Mirip Taekwondo
Di sekolah Wing Chun Wu Ji, tingkat kemampuan para murid diperlihatkan dengan penggunaan sabuk, seperti dalam bela diri Taekwondo atau Karate.
Level pemula menggunakan sabuk polos, kemudian naik ke sabuk kuning, hijau, biru, merah, dan yang tertinggi bersabuk hitam.
Ivan Lee, salah satu murid Ferry yang sudah memakai sabuk berwarna merah, mengaku telah 10 tahun berlatih Taekwondo. Namun, karena ingin mencari bela diri yang lebih simpel dan praktis, Ivan memilih Wing Chun.
"Saya 10 tahun di Taekwondo dan baru 2,5 tahun di Wing Chun. Di sini, saya lebih suka karena ketika berlatih, benar-benar simpel dan efisien dalam penerapan self defence," ungkapnya.
Lewat Wing Chun pula Ivan mengaku tidak perlu takut dengan seseorang yang memiliki tubuh lebih besar daripada dirinya.
Menurutnya, teknik-teknik yang diajarkan dalam Wing Chun melatih dirinya untuk menyerang dengan cepat tanpa melihat ukuran tubuh lawan.
(M-3)
Ketua DPRD DKI Jakarta, Khoirudin, menegaskan komitmen terhadap pengembangan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah
Ikatan Keluarga Dewan (IKD) DPRD DKI Jakarta menggelar berbagai perlombaan di Rumah Dinas Ketua DPRD DKI Jakarta
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Rany Mauliani, mendukung Pemprov DKI Jakarta mempercepat transformasi digital di sektor perdagangan tradisional
Pemprov DKI Jakarta berkomitmen pembenahan Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Rany Mauliani, mengapresiasi Program Pemutihan Ijazah yang tertahan atau tertunda
Komisi A DPRD DKI Jakarta mengusulkan agar sebidang lahan milik PT. Billymoon tetap dimanfaatkan oleh warga RW 10 dan masyarakat Pondok Kelapa
DPRD DKI Jakarta mengapresiasi langkah Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DKI Jakarta yang siap berkolaborasi mendukung pertumbuhan ekonomi
Para anggota DPRD DKI Jakarta menjadi peserta fashion show yang diselenggarakan Sekretariat DPRD DKI Jakarta
DPRD DKI Jakarta bersama Pemerintah Provinsi DKI menyepakati besaran nilai Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara
Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, kembali ambil bagian dalam Turnamen Bulu Tangkis DPRD DKI Jakarta Cup yang digelar oleh Sekretariat DPRD DKI Jakarta.
Ketua DPRD Provinsi DKI Jakarta Drs. H. Khoirudin memberikan pesan di HUT ke-80 RI
Chemi, seorang pria muda penuh semangat dan berjiwa sosial tinggi, tiba-tiba harus mengalami hal yang tidak diinginkan.
PFI menyelenggarakan FIFest 2025 sebagai upaya mendorong transformasi sosial berbasis budaya filantropi.
Berikut petikan wawancara jurnalis Media Indonesia, Mohamad Farhan Zhuhri, dengan Direktur Utama Perumda Pembangunan Sarana Jaya Andira Reoputra
Divisi Humas Polri bekerjasama dengan Media Indonesia menggelar Pelatihan Penulisan Berita dan Artikel yang diikuti perwakilan Humas Polda seluruh Indonesia.
Hewan kurban ini berasal dari unit-unit usaha Media Group seperti Metro TV, Media Indonesia, Indocater, dan Pangansari Utama
Pengamat Timur Tengah, Faisal Assegaf, berbagi pengalaman dramatisnya selama 100 jam ditahan oleh pasukan Kurdi di Suriah pada April 2025.
Pelatihan ini merupakan wadah bagi para anggota polri untuk meningkatkan kompetensi dan kemampuan dalam menjalankan tugas-tugas Humas Polri.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved