Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
DUA tim musuh bebuyutan yang sama-sama menghuni Kota Manchester, Manchester United dan Manchester City, tampaknya memiliki nasib yang tidak berbeda jauh belakangan ini. Keduanya baru saja bangkit di ajang Piala FA akhir pekan lalu sebelum menjalani laju buruk dalam dua laga sebelumnya. City meraih kemenangan 3-0 atas Crystal Palace, sedangkan United lebih produktif seusai menjebol gawang Wigan Atletic empat gol tanpa balas.
Pertandingan pekan-23 Liga Pri-mer Inggris dini hari nanti menjadi taruhan duo Manchester menjaga konsistensi. Apalagi tujuan kedua klub itu pun kini sama, yakni masuk ke zona Liga Champions Eropa. Manchester City akan memulai pertandingan seperempat jam lebih awal dari rival sekotanya saat harus bertandang ke markas West Ham United di London Stadium.
Tantangan terbesar the Citizens julukan City ialah merusak laju positif West Ham United. Skuat asuhan Slaven Bilic itu memenangi lima pertandingan dari tujuh laga terakhir di kompetisi domestik. West Ham United diprediksi juga semakin kuat berkat kehadiran dua pemain di bursa transfer musim dingin kali ini, Jose Fonte dan Robert Snodgrass. Nama terakhir didatangkan khusus untuk menggantikan posisi bintang the Hammers--julukan West Ham--Dimitri Payet yang hijrah ke Marseille.
Manchester City sedikit terbantu berkat kembalinya gelandang Fernandinho yang selesai menjalani hukuman akumulasi kartu. Ia dihukum empat laga setelah menerima kartu merah saat melawan Burnley awal Januari lalu. “Dia punya peran penting di lini tengah kami. Dia membantu menjaga apa pun dalam mengorganisasi permainan. Dia gelandang terbaik saat ini,” tukas gelandang City, Kevin de Bruyne.
City mengalahkan West Ham United 3-1 di kandang sendiri pada pertemuan pertama pada Agustus 2016. De Bruyne pun berharap City mampu mengulangi hasil pertandingan tersebut sekaligus memperbaiki mentalitas timnya. “Kami bermain baik, tapi hanya mendapatkan satu poin (seri 2-2 melawan Tottenham) dan apa yang terjadi sedikit membuat frustrasi. Harapannya kami dapat mengalahkan West Ham dan kemudian akan melanjutkannya di pekan-pekan selanjutnya,” imbuhnya.
Hindari kesialan
Di laga lain, pelatih Manchester United Jose Mourinho mengakui timnya selalu dirundung kesialan musim ini. ‘Setan Merah’ menjadi tim yang paling banyak mengoleksi hasil seri musim ini. Delapan kali the Red Devils mengumpulkan satu poin, termasuk dua hasil seri di dua laga terakhir melawan Liverpool dan Stoke City. “Saya tidak akan mengatakan apa pun yang berlawanan dengan pemain saya. Tapi saya merasa kasihan karena kami merasa dikalahkan. Kami semua tahu saat ini kami adalah tim yang paling sial di Liga Primer,” tukas Mourinho. Kesialan itu yang tidak ingin diulangi MU saat menghadapi Hull City di Old Trafford. Wayne Rooney dkk juga berhasrat membalas kekalahan 2-1 dari the Tigers di leg kedua Piala Liga Inggris. (national/AFP/R-1)
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved