Headline

Istana minta Polri jaga situasi kondusif.

Pangkostrad Penuhi Syarat Jadi PSSI 1

Satria Sakti Utama
31/8/2016 04:20
Pangkostrad Penuhi Syarat Jadi PSSI 1
(ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A.)

BURSA perebutan kursi tertinggi di Federasi Sepak Bola Indonesia (PSSI) pada 17 Oktober mendatang akan semakin memanas. Pasalnya, salah satu calon terkuat Pang­lima Komando Cadang­an Strategis Angakatan Darat (Pangkostrad) Letjen Edy Rahmayadi secara terbuka telah menyatakan niatnya untuk maju dalam perebut­an kursi PSSI 1 yang digelar di Kota Makassar. Edy memang sudah lama digadang-gadang akan maju sebagai bakal calon Ketua Umum PSSI sejak ditunjuk sebagai ketua dari Kelompok 85. Kabar itu semakin menguat setelah beberapa pemilik hak suara PSSI menyatakan dukungan mereka seusai pergelaran Kongres Luar Biasa (KLB) Ancol pada 3 Agustus lalu. Sebut saja dua klub Indonesia Super League (ISL), Persib Ban­dung dan Madura United, telah menyatakan dukung­an mereka.

Pencalonan Edy dikabarkan akan mendapatkan panantang sepadan yang juga dari kalangan militer, yakni mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Moeldoko. Saat menanggapi persaing­annya dengan mantan atasannya itu, Edy mengaku siap untuk bertarung di arena kongres. “Maksud Anda Pak Moeldoko kan? Kalau mau maju silakan, siapa pun mau maju silahkan, tapi fair ya. Semakin banyak pilihan dalam kongres tentu semakin baik. Saya siap sekali untuk bersaing dengan beliau, tidak ada hubungannya dengan senior-junior,” jelas petinggi TNI berusia 55 tahun tersebut.

Lebih lanjut, Edy meluruskan keraguan sejumlah pihak terhadap salah satu syarat calon Ketum PSSI yang mengharuskan lima tahun berkecimpung di dunia sepak bola. Ia menuturkan bahwa ia pernah menjadi pembina PS AD (Persatuan Sepak Bola Angkatan Darat) yang bermain untuk Divisi Dua Liga Indonesia pada kurun waktu 2000-2005. Bahkan, pelatih PS TNI saat ini, Suharto, merupakan salah satu pemain binaannya kala itu.

“Tentu sangat terpenuhi. Kalau tidak, masak kita mau daftar sebagai Ketua Umum PSSI. Pelatih PS TNI Suharto SD dulu ialah salah satu pemainnya dulu. Jadi saya ialah pembina tim di bawah naungan PSSI,” imbuhnya. Siang ini, Pangkostrad dijadwalkan melengkapi berkas-berkas dan mendaftar di Sekretariat Komite Pemilihan (KP) di Kantor Pepabri Jakarta.
Sementara itu, dari pemantauan di Sekretariat Komite Pemilihan (KP) kemarin, sudah terdapat 21 anggota PSSI yang mencalonkan pilihan mereka untuk mengisi posisi Ketua Umum PSSI, Wakil Ketua Umum, dan Komite Eksekutif (Exco). Rinciannya, para calon yang sudah masuk ialah 3 kandidat ketua umum, 4 kandidat wakil ketua umum, dan 26 kandidat anggota exco. Namun, nama-nama tersebut belum dirilis ke publik.

Dana timnas U-19
Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) telah memenuhi proposal permintaan dana dari PSSI untuk operasional timnas U-19. Namun, Kemenpora hanya mampu memenuhi sepertiga. “Yang diminta Rp3 miliar, tapi hanya kami penuhi Rp1 miliar. Saya sebelumnya sudah bilang ke Sekjen PSSI akan kami penuhi, tapi tidak full,” tukas Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Gatot S Dewa Broto, kemarin. Sementara itu, pembiayaan Kongres PSSI akan diambil dari dana Kemenpora yang ada di Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).(R-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya