Headline
Presiden mengecam keras tindakan keji yang menyebabkan gugurnya para prajurit TNI.
Presiden mengecam keras tindakan keji yang menyebabkan gugurnya para prajurit TNI.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENANGAN menjadi hal wajib bagi Australia dalam lanjutan penyisihan Grup B Piala Asia 2019. Kemenangan atas Palestina dalam laga di Al-Shabab Stadium, Dubai, malam ini, akan menjaga peluang Socceroos, julukan timnas Australia, melangkah ke babak selanjutnya.
Kekalahan 0-1 dari Yordania di laga pembuka menempatkan Australia dalam posisi sulit. Kemenangan atas Palestina dan juga Suriah di laga terakhir, wajib didapat Milos Degenek dan kolega untuk terhindar pulang lebih awal.
“Hasil melawan Yordania sangat mengecewakan. Namun, kami tetap berpikir positif. Kami merupakan tim yang solid dan memiliki karakter kuat,” ungkap pemain belakang Australia Aziz Behich.
“Menghadapi Palestina kami harus bermain terbuka. Kami harus mengurung mereka dan berusaha mencetak gol cepat,” imbuh pemain yang kini membela PSV Eindhoven tersebut.
Di Grup C, gelandang serang Korsel Lee Jae-sung diragukan tampil pada laga Grup C melawan Kirgizstan. Menurut Federasi Sepak Bola Korsel (KFA) Jae-sung mengalami cedera ibu jari kaki.
“Cederanya mulai membaik. Namun, untuk segera pulih Lee tidak mengikuti latihan hari ini. Ia tetap di hotel untuk pemulihan,” kata KFA Kamis (10/1).
Sementara itu, Libanon menelan kekalahan di laga perdana Grup E kemarin. Menghadapi Qatar, Libanon kalah 0-2 melalui gol Bassam Al-Rawi di menit ke-65 dan Almoez Ali (79’). Kekalahan tersebut membuat Libanon harus menang melawan Arab Saudi dan Korea Utara di dua laga tersisa untuk menjaga asa lolos ke babak selanjutnya.
Seusai laga, pelatih Libanon Miodrag Radulovic menilai kekalahan tim besutannya kali ini lebih disebabkan buruknya kepemimpinan wasit. Radulovic menilai wasit Ma Ning asal Tiongkok lebih memihak Qatar. Ia mencontohkan keputusan wasit yang menganulir gol Libanon di babak pertama.
“Saya melatih tim untuk laga 11 lawan 11. Namun, kali ini kami melakoni laga 11 melawan 12 atau bahkan 13,” ungkap pelatih asal Montenegro itu. (AFC/AFP/R-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved