Headline
Pesan Presiden ialah efisiensi dimulai dari level atas.
Kumpulan Berita DPR RI
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Hendro Sugiatno mengatakan kemacetan yang terjadi pada saat mudik Lebaran nanti dipastikan akan mengalami lonjakan yang tinggi. Menurut Hendro, kemacetan tersebut diakibatkan oleh tingginya volume kendaraan yang membuat lambatnya gerak kendaraan sehingga menimbulkan kemacetan.
"Mudik Lebaran sudah pasti volume kendaraan tinggi, kelambatan pergerakan kendaraan, dan kemacetan sangat mungkin terjadi," kata Hendro kepada Media Indonesia, Sabtu (25/3).
Oleh karena itu, lanjut Hendro, Kemenhub sendiri telah menyiapkan antisipasi-antisipasi saat terjadi lonjakan kemacetan pada mudik Lebaran nanti.
Baca juga: Penambahan Cuti Bersama Dinilai Pengamat Tidak Tepat
Antisipasi itu di antaranya ialah, pihaknya telah melaksanakan survey jalan Arteri Pantai Utara, Arteri Tengah dan jalan tol untuk kemudian dapat digunakan para pemudik, serta pihaknya juga telah menyiapkan jalan-jalan alternatif jika terjadi kemacetan.
"Kami telah melaksanakan rapat koordinasi berkali-kali mengenai hal ini, dan saya kira semua jalan telah siap untuk digunakan pada saat mudik Lebaran nanti," ujarnya.
Baca juga: Jalan Tol Cisumdawu Beroperasi 15 April, Siap Layani Pemudik Lebaran 2023
Kemudian, pihaknya juga telah menyiapkan armada-armada angkutan umum seperti Bus, Kereta Api, dan Kapal Laut dengan kuota yang banyak. Lalu, pihaknya juga menyediakan program mudik gratis untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi pada saat mudik Lebaran nanti.
"Kami juga telah membatasi pergerakan kendaraan angkutan barang pada H-4 dan H+4 Lebaran nanti untuk mengurangi kemacetan. Serta memajukan libur nasional dengan harapan waktu pergerakkan mudik akan terbagi," ujar Hendro.
Dengan semua kesiapan yang telah dilakukan oleh Kemenhub, Hendro berharap agar mudik pada lebaran tahun ini dapat berjalan lancar, selamat, aman, dan berkesan. Ia mengatakan, kemacetan itu pasti akan terjadi, jadi dibutuhkan kendaraan dan fisik yang baik.
Selain itu, ia juga mengimbau agar masyarakat selalu mengupdate informasi lalu lintas dengan melihat aplikasi Korlantas, Ditjen Perhubungan Darat, dan Jasa marga untuk memudahkan mengatur perjalanan mudiknya.
"Masyarakat juga harus selalu bisa bekerja sama dengan kita, serta harus mematuhi segala petunjuk-petunjuk petugas dilapangan agar mudik kali ini lebih selamat, aman dan juga berkesan," pungkasnya.
(Z-9)
Puncak arus mudik gelombang kedua diperkirakan akan berlangsung Rabu (18/3) dan Kamis (19/3) besok.
Regional Office BRI Jakarta II memberangkatkan 2.750 pemudik melalui program Mudik Aman Berbagi Harapan hasil kolaborasi dengan BP BUMN, Selasa (17/3).
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta mencatat 56.041 penumpang berangkat pada H-4 mudik Lebaran menuju Yogyakarta, Kutoarjo, Blitar, dan Surabaya.
Kepala Terminal Kampung Rambutan, Revi Zulkarnaen mencatat lonjakan pergerakan pemudik mulai terasa pada H-3 Lebaran.
Tol Serang-Panimbang Seksi 2 dibuka tanpa tarif jelang Lebaran 2026, pangkas waktu tempuh ke pantai Banten Selatan jadi 2,5–3 jam dan dorong wisata.
Tradisi mudik Lebaran harus mampu dimanfaatkan untuk melestarikan nilai-nilai persatuan dan toleransi di tengah masyarakat.
Pemerintah siapkan 10 ruas tol fungsional sepanjang 291 km untuk mudik Lebaran 2026, termasuk Tol IKN dan Japek II Selatan. Cek daftar lengkapnya di sini!
PT Jasa Marga (Persero) Tbk memberlakukan diskon tarif tol sebesar 30% selama empat hari di sembilan ruas jalan tol yang dikelola Jasa Marga Group.
Kemenhub menerapkan delaying system dan menetapkan buffer zone di Pelabuhan Merak, Bakauheni, Ketapang, dan Gilimanuk untuk mengantisipasi kepadatan arus mudik dan balik Lebaran 2026.
Dalam upaya mengatur mobilitas selama libur Lebaran 2026, pemerintah telah menetapkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) bagi para pekerja pada 16, 17, 25, 26, dan 27 Maret 2026.
Secara kumulatif, total trafik harian pada ruas tol yang telah beroperasi tercatat mencapai 136.612 kendaraan, atau meningkat 45,03% dibandingkan trafik normal.
Sebanyak 509.351 kendaraan kembali ke wilayah Jabotabek pada Hari H s.d H+2 periode akhir Libur Tahun Baru 2026 atau pada Kamis, (1/1) 2026 pukul 06.00 WIB s.d Minggu, (4/1) 2026 pukul 06.00 WIB.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved