Jumat 09 April 2021, 15:25 WIB

Usia Ke-13, Bawaslu Akui Masih Perlu Banyak Perbaikan

Indriyani Astuti | Politik dan Hukum
Usia Ke-13, Bawaslu Akui Masih Perlu Banyak Perbaikan

HUMAS BAWASLU RI
Ketua Bawaslu RI Abhan saat menyampaikan pidato dalam peringatan HUT ke-13 Bawaslu di Gedung Bawaslu, Jumat (9/4).

 

BADAN Pengawas Pemilu (Bawaslu) memasuki usia 13 tahun sejak menjadi lembaga permanen setelah disahkannya Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007 tentang Pemilihan Umum. Ketua Bawaslu RI Abhan mengatakan berbagai pandangan dan dialektika menjadi catatan Bawaslu dalam menjalankan fungsi dan kewajibannya sebagai lembaga pengawas pemilihan.

Bawaslu, tambah Abhan, dalam melaksanakan tugasnya tidak pernah sendiri melainkan banyak pihak yang mendukung keberhasilannya, di antaranya Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) sebagai satu kesatuan dalam penyelenggaraan pemilu. Kerja Bawaslu juga didukung berbagai kementerian terkait, mitra Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu), para pegiat pemilu, akademisi, serta media massa yang membantu menyosialisasikan kerja-kerja Bawaslu.

Dalam menjalankan tugas, Abhan menyatakan Bawaslu tidak lepas dari catatan kritik dan masukan dari masyarakat. Dia juga menggarisbawahi Bawaslu kerap mendapat apresiasi dan pengharagaan karena berhasil menjadi instrumen penyelenggaraan pemilu yang demokratis.

"Berbagai pandangan dan dialektika harus jadi catatan kita ke depannya. Selama ada kewenangan Bawaslu, kita berharap bisa terus mengawal pemilihan dengan prinsip jujur, adil, langsung, umum, bebas dan rahasia," ujar Abhan saat acara Harlah ke-13 Bawaslu RI, di Jakarta, Jumat (9/4). 

Turut hadir Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Muhammad, Pelaksana Tugas Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ilham Saputra dan para komisioner lembaga penyelenggara pemilu.

Abhan mengatakan, ada kritik bahwa fungsi pengawasan sebaiknya dilakukan oleh masyarakat sehingga keberadaan Bawaslu tidak diperlukan. Namun, ia mengatakan kekurangan tidak boleh menghalangi langkah Bawaslu agar terus maju mengawal proses demokrasi di Indonesia. 

Harapannya, dinamika perjalanan yang dilalui bisa membuat daya tempuh Bawaslu semakin dinamis dan lebih baik. Bawaslu, serta KPU, imbuhnya, masih mempunyai pekerjaan yang harus diselesaikan yakni pemungutan suara ulang (PSU) di 16 daerah sebagai rangkaian dari proses Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020.

"Dengan pengalaman Pemilu 2019 dan Pilkada 2020 menjadi catatan bersama menghadapi Pemilu Serentak 2024 yang menjadi tantangan penyelenggara khususnya Bawaslu dalam mengawasi penyelenggaraannya," tukas dia.

Pada kesempatan itu, Ketua DKPP Muhammad menyoroti soal tata tata kelola perlaku penyelenggara pemilu. Ia mengungkapkan masih banyak laporan terkait intergritas penyelenggara pemilu yang menjadi perhatian tidak hanya DKPP, tapi juga KPU dan Bawaslu.

"Kami berharap, suatu saat tidak butuhkan lembaga DKPP ketika KPU dan Bawaslu bisa melakukan pembinaan aspek integritas penyelenggara pemilu," ucap dia.

Plt Ketua KPU Ilham Saputra berharap Bawaslu semakin memperkuat diri dalam mengawasi proses pemilu dan mengawal proses demokrasi di Indonesia bersama-sama KPU dan DKPP. (P-2)

Baca Juga

MI/ Susanto

Sangat Buruk, Hanya 444 Kasus Korupsi yang Ditindak Sepanjang 2020

👤Andhika Prasetyo 🕔Minggu 18 April 2021, 23:36 WIB
Berkaca dari hal tersebut, tidak mengherankan jika capaian indeks persepsi korupsi Indonesia mengalami penurunan dari...
Antara

Curi Ikan di Selat Malaka, Kapal Malaysia Ditangkap KKP

👤Insi Nantike Jelita 🕔Minggu 18 April 2021, 20:53 WIB
Kapal itu mengoperasikan alat tangkap trawl dan diawaki oleh 5 awak kapal yang terdiri dari 2 warga negara Malaysia dan 3 warga negara...
Antara

DPR tak Aspiratif, Seluruh UU Produk 2020 DIgugat ke MK

👤Cahya Mulyana 🕔Minggu 18 April 2021, 20:00 WIB
"Ini menunjukan pembentukan UU tidak partisipatif, transparan dan ada jarak pembuat regulasi dengan publik,"...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Jalan Tol dan PKT untuk Ekonomi yang Lebih Baik

Pembangunan jalan tol sejatinya berpengaruh terhadap roda perekonomian bahkan sejak mulai tahap perencanaan.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya