Headline

Istana minta Polri jaga situasi kondusif.

Ketua PBNU Tidak Tahu Kiprah Mahfud di NU

Antara
04/8/2018 14:32
Ketua PBNU Tidak Tahu Kiprah Mahfud di NU
(ANTARA/Rivan Awal Lingga)

NAMA Mahfud MD santer dibicarakan sebagai salah satu kandidat calon wakil presiden, untuk berdampingan dengan Presiden Joko Widodo pada pilpres 2019. Ia pun dianggap sebagai representasi dari kader Nahdlatul Ulama.

Namun hal tersebut dipertanyakan oleh Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Robikin Emhas, lantaran tidak pernah mengetahui kiprah mantan ketua Mahkamah Konstitusi itu di NU.

"Saya tidak tahu Pak Mahfud pernah aktif di pengurus NU di tingkat desa di tingkat ranting, atau Kecamatan, atau di badan otonomnya NU, misalnya, PMII. Saya tidak pernah tahu itu," kata Robikin dikutip dari siaran pers di Jakarta, Sabtu (4/8).

Untuk disebut kader, imbuh Robikin, seseorang harus mengikuti dan lulus kaderisasi yang dilakukan di seluruh lingkungan NU, baik NU maupun badan otonom, dan lembaga di bawah naungan NU.

"Untuk disebut kader harus lulus kaderisasi, selanjutnya ditempatkan untuk melayani warga sebagai pengurus NU," tutur Robikin.

Menurut Robikin Mahfud berbeda dengan tiga tokoh NU lainnya yang juga digadang-gadang maju sebagai cawapres, yaitu KH Ma'ruf Amin, Abdul Muhaimin Iskandar, dan M Romahurmuziy.

"Kiai Ma'ruf jelas pengabdiannya, mulai dari bawah sampai PBNU hingga mendapat jabatan tertinggi di NU. Pak Muhaimin juga, sejak dulu aktif di NU dan juga badan otonom NU, termasuk pernah menjadi ketua umum di PMII," ujarnya.

Sementara Romahurmuziy adalah putra pendiri Ikatan Pelajar NU (IPNU) KH Prof M Tolchah Mansoer, dan cicit pendiri NU KH Wahab Hasbullah. Meski demikian, Robikin memastikan dinamika tersebut tidak menimbulkan kegaduhan di internal NU.

"NU sudah sangat berpengalaman menghadapi berbagai macam perbedaan pandangan dan pendapat, baik keumatan maupun politik."(OL-6)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya