Headline

Istana minta Polri jaga situasi kondusif.

Selesai Lebih Cepat daripada Target

(PO/N-3)
31/8/2016 01:00
Selesai Lebih Cepat daripada Target
(MI/PALCE AMALO)

WILAYAH Provinsi Nusa Tenggara Timur mempunyai keadaan iklim yang tergolong semiarid atau tropis kering dengan curah hujan rata-rata 1.200 mm/tahun. Musim hujan biasanya terjadi pada pertengahan Desember hingga Maret, dengan intensitas tinggi dalam durasi pendek. Akibatnya, banjir sering menggenangi sejumlah daerah di NTT. Sementara itu, April hingga November ialah musim kemarau. Debit air pada sumber-sumber air pun menurun drastis. Demikian daerah pertanian yang juga mengalami kekeringan. Pasokan air baku tidak memenuhi kebutuhan penduduk perkotaan dan perdesaan.

Davianto FB Welkis, Pejabat Pembuat Komitmen Bendungan Balai Wilayah Sungai (BWS) Nusa Tenggara II, menjelaskan koordinasi terjalin cukup baik antara warga, lembaga sosial kemasyarakatan, dan pihak-pihak yang terkait dengan pembangunan bendungan. Bahkan, sekarang masyarakat sekitar proyek ikut berpartisipasi pada saat pembuatan konstruksi bendungan.

"Percepatan lahan menjadi salah satu kunci percepatan pembangunan Bendungan Raknamo," ujar Welkis. Pembangunan Bendungan Raknamo direncanakan selesai pada 2019. Namun, progres pembangunannya hingga Mei baru mencapai 46%. Untuk itu, target penyelesaian bendungan dimajukan hingga 2017. Project Manager PT Waskita Karta, Muhammad, pada kesempatan sama, menambahkan, dengan lahan yang sudah bebas, metode praktis dan efektif bisa dirancang, termasuk memindahkan sungai dengan menciptakan terowongan sepanjang 109 meter. "Pengerjaan terowongan sudah selesai termasuk pemasangan besi dan beton. Pekerjaan di main dam sudah selesai selama tiga bulan dari rencana semula enam bulan," kata Muhammad. Pembangunan Bendungan Raknamo dikawal ketat oleh tim supervisi. Konstruksi yang digunakan sesuai dengan usia guna bendungan. Wisnu selaku team leader supervisi menyebutkan Komisi Keamanan Bendungan sudah tiga kali mengunjungi proyek. "Walau dengan progres cepat, semua aspek teknis pembangunan Bendungan Raknamo tetap terpenuhi," ujar Wisnu. (PO/N-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya