Selasa 27 Desember 2022, 17:15 WIB

Siapkan Kebutuhan SDM Industri, Kemenperin Beri Pelatihan Vokasi

Mediaindonesia.com | Nusantara
Siapkan Kebutuhan SDM Industri, Kemenperin Beri Pelatihan Vokasi

Dok.Kemenperin
Peresmian gedung dan fasilitas pendidikan SMK-SMAK Bogor

 

SEIRING perkembangan industri dalam negeri, kebutuhan akan tenaga terampil pun terus bertambah. Untuk itu Kementerian Perindustrian berperan aktif dalam menyediakan sumber daya manusia yang kompeten guna memenuhi kebutuhan industri. 

“Upaya penyediaan SDM industri yang kompeten menjadi suatu tantangan saat ini karena terdapat ketidaksesuaian antara supply dari dunia pendidikan dengan demand dari pasar kerja industri, sehingga perlu diselaraskan,” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita pada Groundbreaking Gedung Pendidikan SMK-SMAK Bogor, Senin (26/12).

Menperin menegaskan, melalui seluruh unit pendidikan kejuruan yang dimiliki oleh Kemenperin, pihaknya bertekad untuk terus mengembangkan pendidikan vokasi yang menjadi best practice kemitraan yang link and match antara dunia pendidikan dengan dunia industri. “Kunci keberhasilan dalam penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan vokasi terletak pada orientasi penyelenggaraan yang berfokus pada pemenuhan demand bukan pada supply,” tuturnya.

Hal itu sesuai amanat Peraturan Presiden Nomor 68 Tahun 2022 tentang Revitalisasi Pendidikan dan Pelatihan Vokasi. Regulasi ini menyebutkan agar program pendidikan dan pelatihan vokasi dapat menghasilkan tenaga kerja yang selaras dengan kebutuhan industri dan juga mampu berkembang menjadi pengusaha mandiri.

Oleh karenanya, Kemenperin mendukung lahirnya SDM kompeten dalam menopang kinerja industri nasional. “Bapak Presiden telah mengamanatkan untuk melakukan perubahan mendasar pengelolaan pendidikan dan pelatihan vokasi, yaitu dengan melakukan orkestrasi secara menyeluruh sebagaimana telah dilakukan oleh negara-negara yang sukses mengelola SDM-nya, termasuk SDM industri."

Menperin optimistis, pembangunan gedung dan fasilitas pendidikan yang baru di SMK-SMAK Bogor menghadirkan ekosistem pendidikan vokasi yang secara konsisten menghasilkan gagasan kreatif, inovatif baik dari guru maupun siswa. Hal ini sejalan dengan adanya peluang bonus demografi dan upaya Indonesia untuk keluar dari pendapatan menengah menuju negara berpendapatan tinggi.

“Gedung baru yang dibangun ini, diharapkan tidak hanya memperkuat dan meningkatkan semangat sivitas akademika SMAK Bogor, tetapi juga akan menginspirasi lahirnya berbagai gagasan dan inovasi,” terangnya.

Sekolah yang sebelumnya berlokasi di Ciheuleut, Bogor tersebut akan direlokasi ke Tanah Baru, Bogor dengan lahan seluas 35.000 meter persegi. Selain memiliki fasilitas lengkap, sekolah yang dapat menampung 1200 siswa itu bisa untuk kegiatan pembelajaran, laboratorium, hingga ekstrakurikuler.

SMK-SMAK Bogor telah menerapkan metode pembelajaran secara dual system, yang mengutamakan praktik dengan proporsi 70% praktik dan 30% teori. SMK-SMAK Bogor juga menerapkan kurikulum yang terintegrasi antara Kemendikbud, industri internasional, serta Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Lama pembelajaran di SMK-SMAK Bogor adalah empat tahun, termasuk program magang di industri selama enam bulan.

Menperin mengapresiasi SMK-SMAK Bogor yang serapannya tinggi dan telah meraih nilai Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) tertinggi tingkat SMK se-Indonesia pada tahun 2022. “Setiap tahun lulusan SMK-SMAK Bogor sudah terserap bekerja di industri. Saat ini SMK-SMAK Bogor merupakan SMK terbaik di Indonesia. Inilah kebanggaan kita bersama,” ujarnya.

Selain itu, fokus SMK-SMAK Bogor pada satu bidang keilmuan analisis kimia menjadikan pembeda di antara unit pendidikan vokasi lainnya. Ditambah lagi, sekolah ini konsisten mencari mitra sehingga semakin mudah dalam mengembangkan dirinya. “Keberhasilan ini juga ingin kita tularkan atau multiplikasi sehingga SMK-SMAK Bogor bisa menjadi laboratorium hidup yang terus dapat berkembang tidak hanya di tingkat nasional tapi kita dorong juga berkiprah di tingkat global."

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kemenperin Arus Gunawan mengungkapkan bahwa upaya pengembangan SMK-SMAK Bogor ini merupakan bagian dari strategi Kemenperin dalam menyiapkan SDM industri yang kompeten.

“Karena dengan penyiapan SDM industri kompeten akan dapat mendorong kinerja sektor industri, selain upaya penarikan investasi dan penguasaan teknologi. Untuk itu, Kemenperin memiliki berbagai strategi pengembangan SDM industri yang tertuang keputusan Menteri Perindustrian Nomor 1009 tahun 2021 tentang BPSDMI Corporate University,” jelasnya.

Menurut Arus, pekerjaan konstruksi pembangunan gedung dan fasilitas pendidikan SMK-SMAK Bogor akan selesai pada semester I tahun 2024 bersamaan dengan pengisian peralatan praktik workshop dan laboratorium. “Dengan demikian gedung pendidikan SMK-SMAK Bogor yang baru ini akan dapat dioperasikan pada penerimaan siswa baru tahun ajaran 2024/2025,” ungkapnya. (RO/A-1)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Aji Styawan

Banjir Masih Merendam Kota Semarang

👤Achmad Safuan 🕔Sabtu 04 Februari 2023, 15:00 WIB
Bencana banjir masih merendam wilayah Kota  Semarang, sehingga warga tetap siaga apalagi diperkirakan cuaca ekstrem masih akan...
MI/Seno

Hakim Pengadilan Agama Dipecat karena Telantarkan Anak

👤Indriyani Astuti 🕔Sabtu 04 Februari 2023, 14:50 WIB
Ia dilaporkan karena melakukan poligami, tidak mengakui anak, tidak menafkahi anak dan tidak memberikan contoh sebagai hakim...
MI/Amiruddin A.R

Harimau Masuk Perangkap di Aceh Selatan

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 04 Februari 2023, 13:59 WIB
BKSDA Aceh menyatakan seekor harimau sumatra (panthera tigris sumatrae) masuk kandang perangkap di kawasan Hutan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya