Rabu 22 September 2021, 10:29 WIB

Program Matching Fund Berdayakan Suku Anak Dalam

Solmi | Nusantara
Program Matching Fund Berdayakan Suku Anak Dalam

Dok UNJA
Kunjungan Mendikbudristek Nadiem Makarim di Universitas Negeri Jambi

 

KEHADIRAN Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim telah memunculkan apresiasi kepada program pengembangan Suku Anak Dalam (SAD) yang dikembangkan oleh Universitas Jambi (UNJA). 

Program bernama Matching Fund ini merupakan  bentuk dukungan dari Kemendikbudristek dalam upaya penciptaan kolaborasi dan sinergi strategis antara lembaga perguruan tinggi dan pihak industri. 

Rektor UNJA Prof Sutrisno memaparkan sejumlah program dan inovasi yang telah dikembangkan oleh UNJA terkait program Matching Fund. Pada Matching Fund, kata rektor, salah satunya meloloskan pemberdayaan SAD di Taman Nasional Bukit Duabelas (TNBD) yang terintegrasi dan berkelanjutan. 

Lebih lanjut rektor menyampaikan, dalam rangka mendukung program Matching Fund ini pihak UNJA sudah memiliki Laboratorium Sosial SAD, melalui gagasan DLT, PUI Etnomedical dan Nurisetikal (eMedical) dan PUI Pendidikan Komunitas (PENTAS). Program ini kata rektor, akan melibatkan dosen dan mahasiswa dari berbagai prodi di UNJA.

"Aktivitas mahasiswa yang mengikuti kegiatan ini akan diakui sebagai kegiatan akademik hingga 20 sks sebagai bagian dari implementasi MBKM, " kata Fuad, Rabu (22/9)

Ketua Tim Matching Fund UNJA, Dr. Fuad Muchlis, mengatakan hadirnya program ini merupakan wujud nyata terhadap pentingnya sinergi lintas pihak dan aktor dalam memberdayakan masyarakat, dalam hal ini adalah Suku Anak Dalam (SAD).  

"Salah satunya adalah pemberdayaan sosial, meliputi pengintegrasian sistem sosial SAD dengan pemerintahan desa/setempat, fasilitasi registrasi kependudukan bagi SAD dan focus group discussio membangun kesadaran hukum bagi SAD," kata Fuad di Jambi, Rabu (22/9).

Fuad juga menjelaskan sejumlah kegiatan yang masuk ke dalam program Matching Fund ini. Mulai dari pemberdayaan ekonomi yang meliputi Inventarisasi dan pengolahan tanaman obat di Taman Nasional Bukit Duabelas (TNBD). 

Selanjutnya ada juga pengembangan budidaya atau pembuatan demplot tanaman endemik dan kehutanan. Kemudian lagi pemberdayaan pendidikan, di dalamnya terkait renovasi dan penyusunan modul pembelajaran SAD hingga penyusunan draft kebijakan model pendidikan SAD.  

Dalam program Matching Fund ini, Fuad juga menyebut kolaborasi positif yang dilakukannya dengan pihak PT SAL. "Melalui program Matching Fund ini hadir juga program beasiswa, tercatat ada 2 orang SAD yang menempuh pendidikan di UNJA melalui support beasiswa dari PT SAL," ujarnya.

Pemaparan yang disampaikan oleh Fuad ini berkaitan dengan eksistensi dari Forum Kemitraan Pembangunan Sosial Suku Anak Dalam (SAD). Beberapa waktu sebelumnya, Gubernur Jambi Al Haris sempat pula mengatakan bahwa masalah SAD itu cukup kompleks sehingga seluruh pihak harus dapat bersatu untuk menyelesaikan masalah secara bersama.

Camat Air Hitam, Kabupaten Sarolangun, Jambi, Bustra Desman, menyambut gembira kehadiran Mendikbud Ristek Nadiem Makarim ke wilayahnya. Ia juga sepakat Bahwa dalam penguatan dan pemberdayaan SAD perlu melibatkan forum lintas pihak. "Harapan kami sangat besar kunjungan Pak Menteri ini bisa memberikan penguatan buat upaya pemberdayaan pendidikan kepada warga SAD," ujarnya. 

Namun Bustra juga berharap kehadiran Menteri Nadiem ini jangan dijadikan agenda terselubung oleh kelompok lain untuk mengklaim pemberdayaan yang selama ini sudah dilakukan pemerintah setempat terhadap warga SAD. "Kami lebih percaya kepada Forum Lintas Pihak maupun Universitas Jambi, " tegasnya. (N-1)

.

Baca Juga

MI/Ruta Suryana

Puluhan Rumah di Bangkalan Rusak Diterjang Angin Kencang

👤Mohammad Ghazi 🕔Senin 18 Oktober 2021, 17:11 WIB
PULUHAN rumah di Kecamatan Kota, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, rusak akibat angin...
Medcom

Bencana Hidrometeorologi Terjadi Di Bandung Barat, Warga Diminta Waspada

👤Depi Gunawan 🕔Senin 18 Oktober 2021, 17:09 WIB
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, mengimbau masyarakat mewaspadai cuaca buruk yang ditandai...
Ist

Gus Yahya: Saya hanya Ingin Mengabdi dan Membesarkan NU

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 18 Oktober 2021, 16:50 WIB
Sudah ada sekitar 80% pengurus NU di seluruh Indonesia yang telah menyatakan dukungan kepada Gus...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Mencegah Proyek Kereta (jadi) Mubazir

Pembengkakan biaya menjadi biang keladi perlu turun tangannya negara membiayai proyek dengan dana APBN.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya