Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
GELOMBANG kedatangan pasien covid-19 dari Surabaya dan sekitarnya membuat Joni Wahyuhadi harus terus berpikir. Ketua Rumpun Kuratif Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jawa Timur itu kudu mengantisipasi membeludaknya jumlah pasien baru.
“Perkembangan jumlah pasien terus naik. Kami harus meningkatkan kapasitas rumah sakit lapangan covid-19,” ujar Direktur Utama Rumah Sakit Umum Daerah dr Soetomo itu, kemarin.
Sebelumnya rumah sakit lapangan yang dibangun di atas lahan milik Kementerian Kesehatan hanya untuk merawat pasien dengan gejala ringan dan sedang.
Namun, dengan perkembangan yang ada, Joni akan meningkatkannya menjadi rumah sakit untuk merawat pasien gejala berat dan kritis.
Saat ini, dengan kapasitas 150 tempat tidur, rumah sakit lapangan sudah penuh. Dengan peningkatan status itu, rencananya kapasitas RS lapangan itu akan ditingkatkan menjadi 500 tempat tidur.
“Sesuai instruksi Presiden, RS Lapangan Covid-19 Jatim ini akan berada di bawah koordinasi Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan II Marsekal Muda TNI Imran Baidirus, dari sebelumnya di bawah koordinasi gugus tugas,” tambah Joni.
Setelah Presiden Joko Widodo datang ke Surabaya, kemarin giliran Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto yang mengunjungi Balai Kota Surabaya.
Ia menemui Wali Kota Tri Rismaharini. Risma pun menjelaskan langkah-langkah yang sudah dilakukannya.
Menteri Kesehatan juga melihat langsung penerapan protokol kesehatan di pasar. “Sudah bagus,” komentar Menteri Terawan saat ditanya wartawan.
Sasar santri
Masih di Jawa Timur, tes cepat dan tes kesehatan terhadap santri terus dilakukan. Di Sidoarjo, Kantor Kementerian Agama menggelar tes cepat gratis untuk 5.000-an santri.
Akan tetapi, di lapangan ternyata banyak pondok pesantren dan santri yang menolak mengikuti tes cepat massal.
“Dari 5.000 tes, kami baru bisa melakukannya untuk 1.000-an santri,” ujar Kepala Kantor Agama Achmad Amir Sholihuddin.
Menurut Amir, layanan tes cepat gratis digelar untuk memberikan rasa aman kepada seluruh santri ketika akan masuk pondok. Diharapkan, nantinya tidak akan ada penularan antarsantri.
Pengurus Pondok Pesantren Jabal Noer di Kecamatan Taman, Misbahhudin, mengaku belum mau melakukan tes cepat meski gratis. “Masih ada silang pendapat dan perlu penjelasan ulang dari pemerintah.”
Ia mengaku belum ada santrinya yang masuk ke pondok setelah libur. “Kami syaratkan mereka masuk lagi dengan membawa surat sehat dari dokter dan hasil tes cepat dari daerah masing-masing.”
Di Tuban, pemerintah kabupaten bersikap lebih tegas. Mereka mensyaratkan santri yang akan masuk pondok harus menjalani tes kesehatan dan mengikuti protokol kesehatan.
“Pemkab akan membiayai tes kesehatan bagi para santri yang berasal dari luar Tuban. Kami ingin cepat memutus mata rantai penularan covid-19,” kata Bupati Fathul Huda.
Di Temanggung, Jawa Tengah, upaya pengendalian pandemi dilakukan dengan fokus ke pasar. Dinas pasar mengerahkan petugas untuk terus menyisir pedagang dan pengunjung dengan mewajibkan mereka menggunakan masker. (HS/YK/yTS/DW/AT/N-2)
Upacara Melasti itu dilakukan sebagai penyucian diri dan alam menjelang Hari Raya Nyepi
Bus PO Harapan Jaya jurusan Surabaya–Trenggalek terjaring razia di Jombang setelah lawan arus. Sopir dan kenek kedapatan mabuk, 61 penumpang dipindahkan ke bus lain.
Khofifah berharap para Bunda Ojol dan jemaah pengajian dapat melaksanakan ibadah puasa tahun ini dengan lebih baik.
Penerbangan Super Air Jet IU 721 rute Lombok–Surabaya tertunda hampir 5 jam. Penumpang di Bandara Lombok protes dan tuntut kompensasi.
PEMERINTAH Kota Surabaya tetap memberikan pelayanan kesehatan secara gratis, meski warga pemilik data Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) dinonaktifkan oleh pemerintah.
BALAI Besar Karantina Kesehatan (BBKK) Surabaya memperketat pintu masuk bandara dan pelabuhan untuk mengantisipasi agar virus Nipah tidak masuk wilayah Jawa Timur.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved