Rabu 20 November 2019, 19:21 WIB

Pembangunan Pengolahan Air di Kepulauan Seribu Telan Rp80 Miliar

Insi Nantika Jelita | Megapolitan
Pembangunan Pengolahan Air di Kepulauan Seribu Telan Rp80 Miliar

Insi Nantika Jelita
Dari kiri: Bupati Kepulauan Seribu, Husein Murad. Deputi Bidang Pariwisata dan Budaya, Dadang Solihin. Dirut PAM Jaya Priyanto Bambang

 

PERUSAHAAN Air Minum (PAM) Jaya membangun instalasi pengolahan air (IPA) bersih berteknologi Sea Water Reverse Osmosis (IPA SWRO) di Kepulauan Seribu. Lokasinya terletak di Pulau Payung, Pulau Pramuka, Pulau Panggang, dan Pulau Kelapa Dua. Pembangunan tersebut memakan biaya Rp80 miliar.

Direktur Utama PAMJaya Priyatno Bambang Hernowo mengungkapkan pembangunan SWRO itu untuk percepatan pelayanan demi meningkatkan akses air bersih ke masyarakat DKI Jakarta.

"Sistemnya ini kolaborasi antara kami PAM Jaya dengan Dinas SDA ( Sumber Daya Air). Dinas SDA yang waktu itu dimandatkan membangun IPA SWRO di Kepulauan Seribu sejak 2016 dan selesai 2018 dan akan kita kelola," ungkap Bambang saat peresmian IPA SWRO di Pulau Payung, Kepulauan Seribu, Rabu (20/11).

PAda 2019, PAM Jaya akan mengoperasikan IPA SWRO termasuk jaringan distribusi yang dibangun oleh Dinas SDA pada 2018. Pengelolaan ini dilakukan PAM JAYA berdasarkan Surat Penugasan dari Gubernur Provinsi DKI Jakarta nomor 62 Tahun 2019.

SWRO di Pulau Payung berkapasitas 0,25 liter per second (lps) dengan penduduk 199 jiwa dan jumlah pelanggan 49 sambungan. Untuk SWRO Pulau Panggang berkapasitas 3 lps dengan jumlah penduduk 2.335 jiwa dengan jumlah pelanggan 1.184 sambungan.

SWRO Pulau Pramuka berkapasitas 1,5 lps dengan jumlah penduduk 2.174 jiwa dan Jumlah pelanggan 653 sambungan. SWRO Pulau Kelapa Dua berkapasitas 0,25 lps, dengan jumlah penduduk 440 jiwa dan jumlah pelanggan 113 sambungan.

Dalam kesempatan yang sama, Deputi Gubernur DKI bidang Budaya dan Pariwisata Dadang Solihin yang mewakili Gunernur Anies Baswedan menuturkan, permasalahan yang dihadapi di Jakarta diantaranya banyak warga yang belum mendapatkan akses layanan air bersih untuk kebutuhan rumah tangga, industri, dan lainnya, terlebih di Kepulauan Seribu.

"Dengan adanya instalasi pengolahan air laut untuk kebutuhan masyarakat Kepulauan Seribu yang jumlahnya mencapai 23.000 jiwa, diharapkan warga disini akan lebih baik kondisi kesejahteraannya, seperti masalah kesehatan,dan pendidikan," tandasnya. (OL-8)

Baca Juga

Antara/Aprillio Akbar

Pekan Depan, TPU Rorotan Sudah Bisa Digunakan

👤Selamat Saragih 🕔Rabu 27 Januari 2021, 15:39 WIB
Pada tahap awal, Pemprov DKI menyiapkan 8.000 meter persegi dengan kapasitas 1.500 petak makam di TPU Rorotan. Nanti, kapasitas makam akan...
ANTARA FOTO/Fauzan

DKI Siapkan 17.100 Petak Makam Khusus Covid-19 di Februari 2021

👤Hilda Julaika 🕔Rabu 27 Januari 2021, 14:51 WIB
“Jadi Insya Allah di bulan depan secara bertahap kita akan mempersiapkan tidak kurang dari 17.100 petak lahan...
Medcom.id/M Rizal

Mengaku Mantu Eks Kapolri, Suami Istri Menipu sampai Rp39,5 Miliar

👤Rahmatul Fajri 🕔Rabu 27 Januari 2021, 14:51 WIB
Selain itu, pelaku juga mengaku bepengalaman di bidang bisnis dan memiliki banyak...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya