Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kabupaten Cianjur berharap hadirnya Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) bisa mendongrak sektor pariwisata daerah. Ke depan, kehadirannya akan berdampak terhadap sumber pendapatan asli daerah (PAD).
Bupati Cianjur Herman Suherman saat melantik dan mengukuhkan
kepengurusan BPPD Kabupaten Cianjur, menitipkan agar lembaga tersebut bisa ikut membantu mempromosikan pariwisata. Sebab, sejauh ini sektor pariwisata masih butuh dukungan berbagai elemen.
"Dengan adanya Badan Promosi Pariwisata Daerah kami harapkan bisa ikut
berdampak terhadap peningkatan PAD dari sektor pariwisata," tandasnya.
Soal potensi wisata di Kabupaten Cianjur, kata dia, tak perlu diragukan. Sebab, potensi wisata di wilayah itu cukup banyak yang tersebar di berbagai wilayah, baik yang dikelola pemerintah maupun pihak swasta.
"Kalau potensi sangat banyak. Hampir di setiap wilayah kita punya," ucapnya.
Namun, Herman tak memungkiri, berbagai potensi wisata alam belum seluruhnya ditunjang akses infrastruktur jalan yang cukup bagus. Tahun ini akses infrastruktur jalan ke lokasi-lokasi wisata sudah mulai dibenahi sebagai bagian dari bentuk penataan.
"Seperti akses ke Curug Citambur di Kecamatan Pasirkuda. Insya Allah tahun ini selesai. Di sana kan sempat viral ada rumah Abah Jajang yang view-nya langsung ke Curug Citambur. Waktu itu saya ke lokasi. Saya bilang insya Allah tahun ini jalannya akan diperbaiki. Alhamdulillah tahun ini segera selesai," ujarnya.
Pemkab Cianjur juga menaruh harapan pembangunan lanjutan jalur Puncak II bisa segera dimulai. Informasinya, pembangunan lanjutan Puncak II akan berprogres tahun depan.
"Informasinya tahun depan. Tapi itu baru informasi," tuturnya.
Bagi Pemkab Cianjur, jika jalur Puncak II selesai menjadi salah satu daya dukung menggeliatnya kembali sektor pariwisata. Sebab, selama
ini kunjungan wisatawan ke Kabupaten Cianjur banyak terkendala kemacetan di jalur Puncak. "Mudah-mudahan bisa secepatnya," pungkas Herman. (SG)
HARGA sejumlah komoditas pangan kebutuhan masyarakat di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, merangkak naik mendekati Ramadan 1447 Hijriah.
Ramp check kendaraan angkutan umum dan barang dipusatkan di kawasan Terminal Pasirhayam, Selasa (10/2). Tim juga melakukan tes urine serta memeriksa kondisi kesehatan para pengemudi.
Pajak dan retribusi daerah merupakan salah satu instrumen yang berkontribusi besar terhadap pembangunan daerah.
Kerja sama itu diharapkan bisa menangani masalah sampah sekaligus menghasilkan energi listrik.
KUOTA haji tahun ini di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, berkurang dratis jika dibandingkan dengan sebelumnya.
CUACA ekstrem akhir-akhir ini memicu curah hujan tinggi yang meningkatkan potensi gagal panen. Pemerintah setempat mulai ancang-ancang mengantisipasi potensi tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved