Headline

Istana minta Polri jaga situasi kondusif.

Pemimpin Kelompok Rasialis Ajak Pilih Trump

(AFP/Hym/I-2)
31/8/2016 04:05
Pemimpin Kelompok Rasialis Ajak Pilih Trump
(AP Photo/Max Becherer)

MANTAN pemimpin kelompok rasialis ekstrem Ku Klux Klan (KKK) yang dikenal sebagai peng­anut paham supremasi kulit putih, David Duke, menyeru kepada para pemilih untuk memilih dia untuk jabatan senat dan Donald Trump dalam pemilihan presiden. “Kecuali imigrasi besar-besar­an dihentikan sekarang, kita akan kalah jumlah dan tersaingi dalam pemilihan di bangsa kita sendiri. Itu terjadi,” ujar Duke via panggilan telepon otomatis yang rekamannya diunggah secara daring oleh Buzzfeed, Senin (29/8) waktu setempat.

“Kita dibeban­i pajak hingga mati. Kita kehilangan pekerjaan dan bisnis kita akibat perdagangan yang tidak adil. Kita kehilangan negara kita,” tambahnya. Menurut dia, “Sudah waktunya untuk bersikap dan memilih Donald Trump sebagai presiden dan memilih saya, David Duke, untuk Senat AS.” Duke, 66, mengonfirmasi kepada Buzzfeed bahwa itu merupakan suaranya dalam panggilan telepon itu. Trump, 70, dikritik sejumlah kalangan, termasuk tim kampanye pesaingnya, Hillary Clinton, karena tidak cepat dan tegas mengecam Duke enam bulan yang lalu, ketika ia menyatakan dukungan untuk miliarder provokatif itu untuk persaingan kursi Gedung Putih.

Trump memang pernah menyangkal Duke, tetapi tidak sebelum kejadian yang memicu perdebatan nasional tentang ras. Sementara itu, dalam me­respons komentar Duke yang terbaru tadi, tim kampanye Trump dengan cepat menolaknya. “Itu benar-benar mengganggu,” kata juru bicara kampanye Trump, Katrina Pierson, kepada CNN. “Tim Trump tidak memiliki pengetahuan tentang kampanye yang David Duke sedang jalan­kan, dan kami telah mengingkari David Duke dan tidak membenarkan salah satu kegiatan yang dia lakukan,” tambahnya. Duke, yang mencalonkan diri lewat Partai Republik untuk mengisi kursi Senat dari Louisiana, telah membuat tidak nyaman banyak pejabat Republik, karena ia mempromosikan dan menarik isu-isu rasialis ke panggung politik. Pesaing Trump dari Partai Demokrat, Hillary Clinton, menyebut Duke tidak terpuji, dan mengatakan kepada para pendukungnya di East Hampton, New York, bahwa ia akan menariknya keluar dari bawah batu supaya orang bisa mengetahui bahwa David Duke telah mendukung Trump. (AFP/Hym/I-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya