Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
ANGKATAN laut Israel kembali mencegat kapal aktivis berbendera Swedia, lantaran melanggar blokade Gaza yang sudah berjalan satu dekade.
Pihak militer Israel menyatakan pencegatan itu terjadi dua kali dalam sepekan terakhir. Kapal bernama “Freedom for Gaza” yang membawa 12 orang telah diamankan ke Pelabuhan Ashdod, Israel.
“Kapal itu kami cegat berdasarkan ketentuan hukum internasional. Sebelumnya kami sudah melakukan pemantauan,” ujar perwakilan angkatan laut Israel, Sabtu (4/8).
Guna penyelidikan lebih lanjut, belasan orang yang berada di dalam kapal, ditahan untuk sementara waktu. Pihak militer Israel juga memberikan pengarahan kepada penumpang kapal, bantuan kemanusiaan yang dibawa dapat disalurkan ke Gaza melalui Pelabuhan Ashdod.
Adapun, penyelenggara kegiatan kapal kemanusiaan tersebut menegaskan kapal yang dicegat di perairan internasional, membawa pasokan medis. Mereka pun mendesak agar kapal berikut awak di dalamnya dapat dikembalikan ke titik asal. Tentunya proses pengembalian melalui perairan internasional, diharapkan berjalan damai.
Sejak 2008, Israel telah berperang dengan militan Palestina di Gaza sebanyak tiga kali. Israel memandang blokade terhadap Gaza diperlukan untuk mencegah militan setempat memperoleh pasokan persenjataan atau material lain yang bertujuan untuk kegiatan militer.
Para pejabat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan para aktivis HAM kerap menyerukan kepada Israel agar blokade terhadap Gaza dicabut. Mengingat, kondisi kemanusiaan di wilayah Gaza semakin memburuk dalam beberapa waktu terakhir.(AFP/OL-6)
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved