Jumat 23 Oktober 2020, 05:15 WIB

Belajar dari sang Nyai Masriyah Amva

(RO/H-1) | Humaniora
Belajar dari sang Nyai Masriyah Amva

ist
Nyai Masriyah Amva memimpin Pesantren Kebon Jambu

 

PESANTREN menjadi salah satu lembaga pendidikan, khusus agama Islam. Tidak heran jika satu pesantren terkadang memiliki ratusan hingga ribuan santri yang rela mondok untuk memperdalam pengetahuan mereka tentang agama.

Jika pada umumnya pesantren identik dengan penokohan seorang kiai, beda halnya dengan Pesantren Kebon Jambu yang berada di kawasan kampung santri Desa Babakan, Ciwaringin, Cirebon, Jawa Barat.

Di pesantren ini justru seorang nyailah yang menjadi pemimpin utama.

"Dulunya pesantren ini dipimpin oleh suami saya, tetapi beliau wafat. Sampai akhirnya saya memutuskan untuk melanjutkan kepemimpinan pesantren ini," ungkap Nyai Masriyah Amva pemimpin Pesantren Kebon Jambu.

Keputusan Sang Nyai untuk menjadi pimpinan pesantren bukanlah tanpa alasan. Masih belum siapnya penerus suami untuk memimpin pesantren menjadi dasar utama diambilnya keputusan tersebut.

"Saya ingat waktu awal-awal suami meninggal satu per satu santri pergi meninggalkan pesantren ini. Orangtua mereka datang dan izin untuk memindahkan anak-anaknya ke pesantren lain," ujarnya kembali.

Masa-masa itu menjadi masa yang kelam baginya. Hidup dalam keterpurukan yang akhirnya membuat ia sadar bahwa hanya Sang Mahakuasalah yang dapat menolongnya. Perlahan, tapi pasti Masriyah Amva mampu membawa pesantrennya bangkit dalam keterpurukan. Bahkan kini Pondok Kebon Jambu menjadi salah satu tempat pembelajaran agama favorit.

Apa sebenarnya yang menjadi kekuatan Nyai Masriyah Amva memimpin Pesantren Kebon Jambu yang mayoritas santrinya didominasi oleh pria? Lalu bagaimana respons dirinya terhadap anggapan jika seorang wanita tidak diperbolehkan menjadi pemimpin?

Cerita sang Nyai dirangkum dalam film dokumenter berjudul Pesan dari sang Nyai yang tayang dalam program Melihat Indonesia di Metro TV pada Minggu, 25 Oktober 2020 pukul 10.30 WIB. (RO/H-1)

Baca Juga

MI/John Lewar

NTT Dorong Pariwisata Sebagai Motor Pembangunan

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Minggu 26 Juni 2022, 10:00 WIB
Pemerintah daerah NTT terus menonjolkan ragam kebudayan adat dan wisata alam untuk meningkatkan pariwisata...
Dok. McDonald’s Indonesia

Tingkatkan Literasi, McDonald’s Indonesia Berikan Beasiswa Pelatihan untuk 1.200 Guru SD

👤Indrastuti 🕔Minggu 26 Juni 2022, 09:15 WIB
Pelatihan akan diselenggarakan pada 27 Juni-1 Juli 2022 secara online, dengan dua tema yaitu kelas Pedagogik Sains dan kelas Asesmen...
ANTARA/AMPELSA

Pendidikan dalam Keluarga Faktor Utama Pencegahan Anak pada Narkotika

👤 M. Iqbal Al Machmudi 🕔Minggu 26 Juni 2022, 08:50 WIB
Fungsi pendidikan dalam keluarga tidak bisa berjalan dengan baik jika komunikasi antara anak dan orang tua macet atau...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya