Headline

Istana minta Polri jaga situasi kondusif.

Menkes Akan Urus Sertifikat Halal Vaksin MR

Dhika Kusuma Winata
03/8/2018 18:40
Menkes Akan Urus Sertifikat Halal Vaksin MR
(ANTARA FOTO/Yusran Uccang)

MENTERI Kesehatan Nila F Moeleok akan mengurus sertifikasi halah vaksin measles rubella (MR) yang belakangan kembali menimbulkan polemik.

"Kami berbicara dengan MUI dan PT Biofarma yang bertanggung jawab mengimpor vaksin dari India. Sertifikasi akan dikeluarkan MUI dan dokumen pengajuannya akan diulang kembali oleh PT Biofarma. Nanti akan diproses," ujar Nila saat membahas sertifikasi halal vaksin MR di kantor MUI, Jakarta, Jumat (3/8).

Sebelumnya, pihak Biofarma selaku importir vaksin yang didatangkan dari India sudah mengajukan sertifikasi tahun lalu. Namun, hingga hari ini prosesnya tak kunjung rampung. Nila tidak menjelaskan mengapa proses sertifikasi tersendat.

"Kemenkes akan menyurati lagi produsen yakni Serum Institute of India untuk menanyakan tentang bahan-bahan vaksin MR. Sebenarnya hal ini sudah dilakukan sejak lama dari tahun lalu. Tapi masih dalam proses."

Dia berharap proses uji bahan vaksin oleh MUI bisa segera dilakukan. Namun, belum bisa memastikan kapan pihak Serum Institute of India bisa mengirimkan bahan vaksin untuk diuji kehalalannya.

Sementara itu, imunisasi MR yang saat ini tengah digalakkan Kemenkes di luar Pulau Jawa akan terus berlanjut.

"Kami tetap melakukan imunisasi, tentu bagi yang tidak mempermasalahkan isu kehalalannya. Jadi tetap dilakukan karena kami tetap harus melindungi masyarakat dari bahaya penyakit," pungkas Nila.

Selama Agustus hingga September mendatang, Kemenkes menggalakkan imunisasi MR fase II. Sebanyak 395 kabupaten/kota dan 6.369 puskesmas di 28 provinsi di luar Pulau Jawa akan melaksanakan imunisasi MR dengan target cakupan sebanyak 31,8 juta anak.(OL-6)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya