Senin 12 Juni 2017, 15:39 WIB

Maarif Institut : Sekolah Lima Hari Bisa Tangkal Radikalisme

Syarief Oebaidillah | Humaniora
Maarif Institut : Sekolah Lima Hari Bisa Tangkal Radikalisme

Direktur Eksekutif MAARIF Institute Muhd. Abdullah Darraz. MI/RAMDANI

 

WACANA Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memberlakukan program full day school atau sekolah lima hari sebagai bagian dari kebijakan Program Pendidikan Karakter (PPK) mendapat dukungan sejumlah pihak.

Maarif Institute menyambut baik kebijakan Menteri Muhadjir tersebut. "Pada dasarnya Maarif Institute mendorong kebijakan ini, sekolah memiliki peran lebih aktif dan leluasa dalam upaya melawan radikalisme yang sering kali dilakukan di luar jam sekolah." Kata Direktur Eksekutif Maarif Institute M Abdullah Darraz di Jakarta, Senin (12/6)

Menurut dia, melalui kebijakan ini, berarti sekolah bisa meminimalisir peran kelompok radikal. "Benteng sekolah bisa diperkuat untuk menghalau kelompok radikal dengan memperkaya kehidupan sekolah dengan kegiatan-kegiatan siswa positif dan beragam," ujarnya.

Dikatakan program full day school bukanlah hal yang baru di Indonesia. Dalam tradisi pendidikan di Indonesia, program ini sudah banyak dilakukan. "Kekhawatiran sebagian pihak mengenai implementasi program full day school harus disikapi dengan pembuktian implementasi full day school yang tetap memenuhi hak-hak dan kreatifitas anak, termasuk pelibatan lingkungan sekitar sekolah dalam proses pembelajaran" ujar dia.

Ia berpendapat asumsi-asumsi penolakan yang dilontarkan sebagian pihak terhadap kebijakan ini hendaknya dapat didialogkan secara konstruktif. Sepatutnya penolakan itu tidak dilakukan secara apatis. “’Kemendikbud telah melakukan kajian mendasar terhadap lahirnya kebijakan ini. Sebab itu berbagai perbedaan dalam menanggapi kebijakan ini perlu didialogkan secara lebih terbuka", pungkas Darraz. (OL-3)

Baca Juga

MI/Lukas - Biro Pers Sekretariat Presiden

Presiden dan Ibu Negara Salat Id di Halaman Istana Bogor

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Kamis 13 Mei 2021, 08:08 WIB
Seperti tahun lalu, Presiden melaksanakan Salat Id secara terbatas di Istana...
Youtube Sekretariat Presiden

Jokowi Sebut Idul Fitri Momentum Raih Kemenangan Melawan Pandemi

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Kamis 13 Mei 2021, 07:30 WIB
Pada momen lebaran kedua kali di tengah pandemi, semua pihak diminta tetap mengutamakan keselamatan dan...
ANTARA/Dedhez Anggara

Bareng Kenaikan Isa Almasih, Idul Fitri Kali Ini Lebih Istimewa

👤Cahya Mulyana 🕔Kamis 13 Mei 2021, 07:15 WIB
Gus AMI pun mengajak masyarakat untuk semakin memperkuat persaudaraan antarsesama, saling mendoakan, dan mengormati untuk kebaikan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Toleransi tak Pernah Putus di Adonara

Bencana membuat masyarakat Adonara semakin rukun. Ramadan lebih mempersatukan mereka.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya