Minggu 22 Juli 2018, 00:00 WIB

Dalam Keikhlasan dan Kekhusyukan

Agus Mulyawan | Foto
Dalam Keikhlasan dan Kekhusyukan

MI/Agus Mulyawan

 

SEPERTI tangan-tangan yang menggapai di pintu Kabah, begitulah perasaan jiwa ketika akhirnya bisa menatap Baitullah di akhir Juni lalu. Lemah, rindu, bahagia, dan penuh syukur tidak terhingga.

Meski tidak juga diri ini ikut meratap di dinding Kabah karena memang tidak sepatutnya, hati pun ikut merasa seperti mereka yang lunglai di sana. Maka tidak ada kelegaan lain untuk memuaskannya selain dengan khusyuk menjalankan setiap putaran tawaf.

Dalam tiap langkah berkeliling itu pula keihklasan dan ketulusan ibadah diuji silih berganti. Ada terik panas matahari dan impitan ratusan umat lainnya yang menyentil emosi maupun keteguhan.

Di sisi lain, wajah-wajah yang bersama larut dalam doa, memberi kekuatan dan peringatan akan kebesaran-Nya. Di Masjidil Haram inilah memang segala yang besar menjadi kecil dan segala keegoisan harus luruh dalam toleransi dan kebersamaan, sebab hanya dengan begitu pula sesungguhnya kenikmatan akan tereguk. Maka di tanah suci itu pun napas tentang dua dimensi hubungan yang selalu diutamakan dalam Islam terpampang dengan sejelasnya.

Bahwa tidaklah mungkin mencapai kedekatan Ilahi dengan keakuan. Ibadah bukan hanya nikmat ketika lantunan doa sendiri yang terdengar, melainkan juga karena berbagi saf di Hijr Ismail, berbagi sejuknya zamzam, bahkan berbagi sedikit ruang untuk merebahkan punggung di jeda waktu salat. Inilah yang membuat Tanah Suci justru makin dirindukan.

Baca Juga

 MI/PANCA SYURKANI

Rusia yang Bersatu

👤FOTO DAN TEKS: MI/PANCA SYURKANI 🕔Minggu 13 Mei 2018, 01:05 WIB
JUTAAN warga mengular sepanjang 6 kilometer, melangkah perlahan menuju Lapangan Merah,...
MI/Tiyok

Dari Kos-kosan Menuju Pesantren

👤MI/Tiyok 🕔Sabtu 05 Mei 2018, 00:05 WIB
TERPIDANA kasus korupsi kartu tanda penduduk elektronik (KTP-E), Setya Novanto alias Setnov, mulai Jumat (4/5) menjalani hukumannya di...
APFI/MEDIA INDONESIA/RAMDANI

Indonesia dalam Bidikan Pewarta Foto

👤SUMARYANTO BRONTO 🕔Minggu 29 April 2018, 00:20 WIB
Mata manusia melihat, jari bergerak, dan kelopak tirai berkedip di belakang lensa yang dingin. Cahaya pun meledak di permukaan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya