Senin 14 September 2020, 21:55 WIB

Pentingnya Water Management dan Asuransi di saat Kemarau

Mediaindonesia.com | Ekonomi
Pentingnya Water Management dan Asuransi di saat Kemarau

Antara
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (kiri).

 

LAHAN pertanian di Jonggol, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mengering dan terancam gagal panen karena tidak diguyur hujan selama sekitar tiga bulan. Hal itu harus menjadi pelajaran bagi insan pertanian tentang pentingnya water management atau menjaga ketersediaan air.

"Ini pentingnya water management. Caranya bisa dengan dam, parit, embung, dan lain sebagainya. Ingat pula untuk menjaga lahan pertanian agar terhindar dari kerugian dengan mengasuransikan lahan," kata Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Senin (14/9/2020).

Baca juga: Jawa Timur masih Dilanda Kekeringan Ekstrem

Di Jonggol, kekeringan telah melanda Desa Jagaita, Weninggalih, dan Sirnajati. Lahan sawah kekurangan air dan sungai telah mengering. Warga juga kesulitan untuk mencari air minum.

Dirjen Prasarana dan Sarana pertanian (PSP) Kementan Sarwo Edhy juga memberi masukan ke petani untuk menghadapi kondisi tersebut. Jika memang ada sumber air yang bisa dimanfaatkan, sambungnya, water management bisa diterapkan.

"Petani harus mengetahui kondisi sekitar lahan. Jika memang ada sumber air yang bisa dimanfaatkan, maka water management bisa diterapkan. Tapi cara terbaik untuk menjaga lahan adalah mengikuti asuransi," tuturnya.

Yang paling utama dari asuransi ialah petani tenang saat harus beraktivitas karena ada jaminan ganti rugi untuk lahan yang gagal panen. Dengan klaim dari asuransi, petani bahkan memiliki modal untuk kembali tanam.

Baca juga: Kekeringan Ekstrim Landa Lima Kabupaten di Kalsel

"Petani di Jonggol Kabupaten Bogor bisa memanfaatkan Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP). Premi yang harus dibayarkan pun relatif terjangkau, sebesar Rp180 ribu/hektare (ha)/MT. Nilai pertanggungan sebesar Rp6 juta/h/MT," tukasnya.

Asuransi ini memberikan perlindungan terhadap serangan hama penyakit, banjir, dan kekeringan. Petani dijamin tidak akan merugi karena lahan sudah terlindungi asuransi. (RO/A-3)

Baca Juga

Dok.MI

Indef: Serapan Tenaga Kerja PKT PUPR Harus Lebih Maksimal

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Sabtu 17 April 2021, 03:05 WIB
Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencatat bahwa angka yang dirumahkan, bukan angkatan kerja, pengurangan jam kerja, dan...
MI/Andri Widiyanto

Mendag Sebut Kinerja Ekspor Maret 2021 Tertinggi Sepanjang Sejarah

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Jumat 16 April 2021, 22:07 WIB
Pernyataannya itu menyusul laporan Badan Pusat Statistik (BPS), Kamis (15/4) yang menyatakan total nilai ekspor Indonesia pada Maret 2021...
ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas

Pengamat: Prakerja Harus Lanjut, Jangan Dianggap BansosĀ 

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 16 April 2021, 21:50 WIB
Program Kartu Prakerja bisa membantu pemerintah untuk memperbaiki keterampilan angkatan kerja dari sisi...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Maksimalkan Target di Ajang Pramusim

EMPAT tim semifinalis Piala Menpora, yakni PSS Sleman, Persib Bandung, Persija Jakarta, dan PSM Makassar, akan memaksimalkan turnamen pramusim sebelum berlanjut ke Liga 1

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya