Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
KEMENTERIAN Pertanian melalui Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan I Ketut Diarmita meminta hewan kurban harus sehat dan dagingnya higienis. Pengawasan hewan kurban telah gencar dilakukan untuk menjaga kenyamanan masyarakat.
"Daging Hewan Kurban harus memenuhi persyaratan aman, sehat, utuh, dan halal (asuh)," kata I Ketut Diarmita dalam keterangan resmi, Jumat (3/8).
Pihaknya pun telah meminta Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementan untuk menjamin daging hewan kurban memenuhi persyaratan tersebut. Langkah yang diambil berupa fasilitas pilot project tempat pemotongan hewan kurban di lima wilayah DKI Jakarta. Sekaligus mengimbau agar dinas yang membidangi peternakan dan kesehatan hewan waspada terhadap peningkatan zoonosis.
"Bentuk tim terpadu pemantauan hewan tahun 2018 sebanyak 2.698 orang petugas yang terdiri dari Tim Ditjen PKH, Dinas DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten, Kementerian Agama BPJPH, FKH IPB, serta PDHI," ujarnya.
Untuk tahun 2018, kebutuhan akan hewan kurban diprediksi mencapai 1.504.588 ekor, naik skeitar 5% dari total hewan kurban di tahun 2017. Rincian kebutuhan hewan tersebut terdiri dari, sapi sebanyak 462.339 ekor, kerbau sebanyak 10.344 ekor, kambing sebanyak 793.052 ekor, dan domba sebanyak 238.853 ekor.
"Kita pastikan ketersediaan stok hewan kurban lokal cukup untuk memenuhi kebutuhan di tahun 2018."(OL-6)
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved