Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
SETENGAH badan Novel Ilyas telah duduk di dalam perahu mungil yang hampir seluruh permukaannya tertutup. Lubang tempatnya duduk pun telah rapat ditutup karet lebar yang juga menyambung ke pinggangnya.
Di bagian Sungai Cianten, Ciampea, Bogor, yang mulai dalam, Novel kemudian mengolengkan perahunya ke kanan dan kiri. Tiba-tiba, blup, ia sengaja membalikkan perahu hingga bagian atas tubuh seluruhnya tenggelam. Secepat kilat ia lalu membalik lagi ke atas. Itulah teknik roll (berguling) yang wajib dilakukan saat pemanasan sebelum bermain kayak. Dua orang rekan Novel, Hadi Noviati dan Emil Rizki, yang Minggu (7/2) itu ikut berkayak, juga melakukan hal serupa.
Setelah pemanasan itu ditambah pemanasan di darat yang sebelumnya telah mereka lakukan, barulah tiga sekawan itu 'mengakrabi' jeram.
"Pemanasan ini berguna sebagai simulasi sebelum menghadapi medan sebenarnya," jelas Novel. Pria berusia 42 tahun itu merupakan Ketua Kayak Jabodetabek Klub (Kajak). Meski jelas mahir, tahapan pemanasan itu tidak pernah ia lewati.
Dengan bentuk yang kecil menyempit, kayak memang perahu yang sensitif dan mudah hilang keseimbangan alias terbalik. Dalam kondisi itu, tubuh pemain kayak (kayaker) akan berada di dalam air dan sangat mungkin terseret bersama kayak. Di sinilah kemampuan rolling sangat penting atau kayaker akan lama berada dalam kondisi susah napas.
Meski begitu, bukan berarti risiko itu menjadi hambatan yang membuat olahraga kayak dihindari. Justru sensivitas perahu kayak menjadi tantangan yang menarik, selain menembus jeram itu sendiri. Terlebih, masih ada solusi lain jika rolling tidak juga berhasil.
"Ketika kayak terbalik yang paling penting percaya diri, tenang, dan tidak panik. Kalau tidak bisa roll, secepatnya lakukan wet exit" terang Hadi yang akrab dipanggil Pilun.
Pria yang juga instruktur di perusahaan wisata jeram C-aventure itu menjelaskan wet exit ialah istilah saat kayaker berada di dalam air dan keluar dari kayak dengan melepas karet yang terkait ke pinggangnya dan ke lubang tempat duduk. Karet yang dikenakan mirip rok dan mencegah air masuk ke kayak ini disebut spraydeck.
Berbekal ketenangan, kepercayaan diri, dan tentunya kemampuan yang terlatih hampir pasti, jeram-jeram bisa dilalui dengan mulus. Hingga di ujung sungai, yang terasa ialah kepuasan berikut adrenalin yang terpompa. Seperti itu pulalah yang didapat setelah 1,5 jam mereka bergumul sepanjang 7 km di sungai itu.
Namun, bagi Novel, kelebihan berkayak tidak hanya berhenti di situ. Berkayak ibarat latihan pendewasaan diri karena menghadapi medan membutuhkan kekuatan mental, fisik, dan motivasi diri. Di sisi lain, kekuatan bukan berarti emosi yang membuncah. Mendahulukan nekat justru bisa berakibat fatal.
"Kenyataannya, kayaker mampu mengambil keputusan cepat dan tepat," tambah Novel soal karakter diri yang terasah berkat berkayak. Ia dan para anggota komunitas juga harus rutin berlatih karena lama-lama teknik dan kemampuan bisa luntur.
Sekolah kayak
Namun, bukan berarti persiapan berkayak cukup dengan segala tahapan pemanasan dan ketersediaan alat. Untuk bisa berkayak, tiap orang harus sudah dinyatakan lulus dari sekolah kayak.
Syarat ini didasari risiko olahraga tersebut, apalagi jenis kayak whitewater yang dilakukan di sungai. Adanya bebatuan besar dan pusaran air harus disikapi dengan pelatihan yang matang.
Meski dinamakan sekolah, program pelatihan ini umumnya hanya beberapa hari. Sekolah kayak yang digelar Kajak, misalnya, bisa berlangsung selama tiga hari dan terbuka untuk siapa saja yang telah berusia 13 tahun ke atas dan bisa berenang.
Selama program, peserta akan diajari materi dasar kayak, seperti teknik membalik kayak, manuver, berbagai teknik mendayung, dan berbagai jenis pusaran di balik batu (eddie). Selain itu, setiap sebelum berkayak, para kayaker terbiasa mempelajari medan dengan survei terlebih dulu.
Soal perahu, yang umum digunakan ialah creekboats dan playboat. Lantaran lebih mungil, playboat lebih berfungsi akrobat dan freestyle.
Saat ini Kajak Jabodetabek yang berdiri sejak Mei 2015 beranggota 18 orang yang berasal dari berbagai macam profesi dan kelompok umur serta jenjang keahlian. Penasihat dalam komunitas ini, termasuk sosok yang dikenal sebagai master kayak Indonesia, ialah Toto Triwindarto. Ia menimba ilmu kayak hingga ke Kanada dan Selandia Baru.
Misi lingkungan dan penyelamatan
Tidak sekadar bersenang-senang, Kajak juga punya misi membangkitkan kesadaran lingkungan di kalangan masyarakat yang berdiam dekat aliran sungai. Mereka kerap melakukan penanaman pohon dan pembersihan di sungai tempat mereka beraktivitas.
Alasannya sederhana. "Semakin banyak orang main di sungai, orang akan lebih malu untuk membuang sampah ketika kondisi banyak yang beraktivitas di sungai," terang Novel.
Ia mencontohkan di Sungai Citarik dibuat jadwal rutin pengambilan sampah warga sehingga mereka tidak lagi membuang sampah di sungai. Penyebab ada warga yang membuang kotoran di sungai ialah tidak mempunyai WC. Karena itu, dibuatlah jamban. Dengan kondisi bersih, sungai-sungai Indonesia akan menjadi destinasi wisata.
Selain itu, bersama dengan C-Aventure, Kajak mendukung pengembangan olahraga kayak untuk kebutuhan resque. "Kita independen, tapi sekarang ini bekerja sama dengan C-Aventure karena mereka punya misi resque. Kita mendampingi," tukas Novel. (M-3)
Ketua DPRD DKI Jakarta, Khoirudin, menegaskan komitmen terhadap pengembangan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah
Ikatan Keluarga Dewan (IKD) DPRD DKI Jakarta menggelar berbagai perlombaan di Rumah Dinas Ketua DPRD DKI Jakarta
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Rany Mauliani, mendukung Pemprov DKI Jakarta mempercepat transformasi digital di sektor perdagangan tradisional
Pemprov DKI Jakarta berkomitmen pembenahan Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Rany Mauliani, mengapresiasi Program Pemutihan Ijazah yang tertahan atau tertunda
Komisi A DPRD DKI Jakarta mengusulkan agar sebidang lahan milik PT. Billymoon tetap dimanfaatkan oleh warga RW 10 dan masyarakat Pondok Kelapa
DPRD DKI Jakarta mengapresiasi langkah Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DKI Jakarta yang siap berkolaborasi mendukung pertumbuhan ekonomi
Para anggota DPRD DKI Jakarta menjadi peserta fashion show yang diselenggarakan Sekretariat DPRD DKI Jakarta
DPRD DKI Jakarta bersama Pemerintah Provinsi DKI menyepakati besaran nilai Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara
Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, kembali ambil bagian dalam Turnamen Bulu Tangkis DPRD DKI Jakarta Cup yang digelar oleh Sekretariat DPRD DKI Jakarta.
Ketua DPRD Provinsi DKI Jakarta Drs. H. Khoirudin memberikan pesan di HUT ke-80 RI
Chemi, seorang pria muda penuh semangat dan berjiwa sosial tinggi, tiba-tiba harus mengalami hal yang tidak diinginkan.
PFI menyelenggarakan FIFest 2025 sebagai upaya mendorong transformasi sosial berbasis budaya filantropi.
Berikut petikan wawancara jurnalis Media Indonesia, Mohamad Farhan Zhuhri, dengan Direktur Utama Perumda Pembangunan Sarana Jaya Andira Reoputra
Divisi Humas Polri bekerjasama dengan Media Indonesia menggelar Pelatihan Penulisan Berita dan Artikel yang diikuti perwakilan Humas Polda seluruh Indonesia.
Hewan kurban ini berasal dari unit-unit usaha Media Group seperti Metro TV, Media Indonesia, Indocater, dan Pangansari Utama
Pengamat Timur Tengah, Faisal Assegaf, berbagi pengalaman dramatisnya selama 100 jam ditahan oleh pasukan Kurdi di Suriah pada April 2025.
Pelatihan ini merupakan wadah bagi para anggota polri untuk meningkatkan kompetensi dan kemampuan dalam menjalankan tugas-tugas Humas Polri.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved